ACT dan MRI Jalankan Aksi Kemanusiaan Hadapi Pandemi Covid-19

Rabu, 25 November 2020 | 15:22 WIB

Medan, MPOL :  Covid-19 telah memberi dampak bagi roda perekonomian, sosial, kesehatan, bahkan kondisi psikis masyarakat. Jutaan orang menjadi korban, baik secara langsung maupun tidak langsung. Di kalangan ekonomi dan bisnis, terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, pedagang gulung tikar, dan pembatasan aktivitas di luar rumah yang berdampak pada pekerja upah harian.

Di dunia kesehatan, jumlah yang terkonfirmasi terus meningkat termasuk gugurnya para tenaga medis. Dalam menghadapi kondisi darurat ini, semangat dan solidaritas masyarakat sipil dianggap perlu untuk membangkitkan optimisme bangsa di tengah narasi pesimisme.

Benih-benih optimisme terus ditanam dengan solidaritas kerelawanan terhadap sesama. Patut diakui, peran relawan sangat penting dalam membantu penanganan Covid-19 sebagai bentuk sinergi antara seluruh instrumen bangsa. Tidak hanya di sektor medis saja, relawan kemanusiaan juga dibutuhkan untuk masalah nonmedis dalam menghadapi situasi krisis akibat pandemi Covid-19 dalam melengkapi pemerintah untuk meringankan penderitaan saudara sebangsa.

Peran penting relawan ini disampaikan Ahyudin selaku Ketua Dewan Pembina MRI dalam siaran persnya yang diterima medanposonline.com, Rabu (25/11/2020).

Di sisi lain, istilah “relawan” telah menjadi wacana yang populer dan kuat di tengah masyarakat. Relawan menjadi bagian pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan perubahan dan peradaban yang lebih baik. Pun, relawan dan gerakan kerelawanan memiliki konotasi dan persepsi yang positif di tengah masyarakat.

Sehingga, diperlukan upaya-upaya serius untuk menjadikan masyarakat relawan sebagai sebuah kekuatan bagi perubahan yang signifikan. Inilah menjadi alasan penting atas kehadiran Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) sebagai aktivitas pemberdayaan masyarakat sipil dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Dengan kondisi krisis yang bereskalasi, gerakan kepedulian yang lebih besar pun dibutuhkan untuk meluaskan aksi-aksi nyata yang dapat meredam dampak pandemi. Gerakan ‘Bangkit Bangsaku’ yang beberapa hari lalu diinisiasi ACT, menjadi semangat utama dan akan terus digaungkan bersamaan dengan rangkaian aksi nyata berbagai elemen masyarakat dan MRI sebagai salah satu aset publik