33 Kantong Darah Terkumpul Dalam Acara Bakti Sosial Pramuka Gugus Depan 007/008

Selasa, 2 Maret 2021 | 00:00 WIB
Pematangsiantar, MPOL : Memeriahkan Hari Bapak Pandu Sedunia ke 164, Pramuka Gudep 007-008 Tamansiswa Pematangsiantar melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah.
Dalam rangka Hari Baden Powell atau Hari Bapak Pandu Sedunia ke 164 tahun 2021, Gerakan Pramuka Gugus Depan 007-008 yang berpangkalan di Perguruan Tamansiswa Pematangsiantar bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pematangsiantar, menggelar Bakti Sosial Donor Darah yang dilaksanakan di halaman depan Perguruan Tamansiswa, dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, Senin (1/3/21), dimulai pukul 09:00 WIB.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Perguruan Tamansiswa Cabang Pematangsiantar, Ki Sudaryanto, Panitera Perguruan, Ki Arif Syukri Nasution, beserta jajarannya, Juga Sekretaris PMI Kota Pematangsiantar, Irwansyah Damanik.
Ketua Gugus Depan 007 Pramuka Tamansiswa Pematangsiantar, Rahmadan Purba, didampingi Ketua Gudep 008, Hj.Rosilawati Damanik, mengatakan, di masa pandemi ini hampir seluruh PMI di Indonesia kekurangan stok darah.
Kegiatan ini sesuai dengan Satya dan Darma Pramuka, sehingga Pramuka Gugus Depan 007-008 terpanggil untuk membantu. “Kami tidak bisa membantu yang lain, hanya bisa membantu dalam bakti sosial, dimana kami menganjurkan, mengajak dan menghimbau masyarakat, khususnya anggota pramuka untuk memberikan sumbangan darahnya,” ujar Rahmadan.
Rahmadan Purba menambahkan, Alhamdulillah, puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa, kegiatan ini mendapat sambutan baik dari para Pembina, Pamong/Guru, Alumni, dan masyarakat umum, tercatat secara resmi yang ikut donor darah adalah 43 orang. Meski demikian, sambung Rahmadan, di hari pelaksanaan ini tidak tertutup kemungkinan ada masyarakat atau siapapun yang ingin ikut mendonorkan darah secara sukarela dan langsung.
Dari 50-an calon pendonor, telah terkumpul 33 kantong darah dari para pendonor yang siap disalurkan PMI Kota Pematangsiantar ke masyarakat yang membutuhkan. Memang ada beberapa calon pendonor yang tidak bisa mendonorkan darahnya dengan alasan kesehatan yang kurang memungkinkan. Hal itu sudah melalui pemeriksaan dari PMI sebelum mendonorkan darahnya.
“Dengan kerendahan hati dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kami mengucapkan terimakasih kepada Majelis Cabang Perguruan Tamansiswa Pematangsiantar, PMI Kota Pematangsiantar, dan para pendonor yang telah secara ikhlas mendonorkan darahnya. Semoga bermanfaat untuk kemanusiaan dan mendapat berkah dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Dan InshaAllah kegiatan seperti ini dapat berlanjut di kemudian hari,” tutup Rahmadan. **