10 Pegawai Puskesmas di Samosir Terindikasi Tertular Covid-19

Minggu, 11 Oktober 2020 | 11:36 WIB
Samosir, MPOL: Sebanyak 10 orang pegawai yang bertugas di 2 (dua) Puskesmas di Samosir terindikasi tertular covid -19.
       Pjs Bupati Samosir Lasro Marbun, Sabtu (10/10-2020) yang dihubungi wartawan medanposonline.com melalui sambungan telepon selular menjelaskan,  bahwa sudah mendapat laporan ada 10 orang yang terindikasi covid-19 di Kecamatan Simanindo dan Pangururan dan sudah dilaporkan ke Satgas Provinsi Sumatera Utara.
        “Berikutnya terus mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan protokoler  kesehatan,” katanya.
        Bagi pegawai yang positif harus melakukan isolasi mandiri dengan pengamatan kesehatan, dan memberitahukan keluarga supaya menjaga protokoler kesehatan walaupun isolasi mandiri.
        Mengadakan tressing kepada hubungan erat yang bersangkutan serta mengaktifkan tim di lapangan.
        Segera akan dimulai sosialisasi dan edukasi publik yang lebih intensif, kalau dimungkinkan akan dibuat anggaran dan persediaan bahan akan dilakukan rapid test kepada pegawai.
       Memantau kegiatan kampanye dan evaluasi sekaligus melihat apakah eskalasinya bisa berpotensi menjadi klaster.
      “Saya sudah perintahkan kepada Sekda selesai upacara gabungan hari Senin supaya dikomunikasikan dengan perangkat daerah terkait. Untuk sementara saya akan minta data, apabila Swab test sudah positif dari sekian orang, misalnya pegawainya 20 orang, kalau sampai 3 yang positif saya akan harus berani memutuskan untuk sementara Puskesmas distop dulu sampai berapa hari,” sebut Lasro Marbun.
        Sudah ada 7 Puskesmas yang saya kunjungi termasuk 5 (lima) Kecamatan dan sangat prihatin masalah kebersihan,makanya saya instruksikan seluruh pejabat tinggi pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, dan pejabat pelaksana serta seluruh non PNS untuk membersihkan kantor masing-masing.
        Ditanya tentang apakah ada rencana lock down Puskesmas tersebut untuk sementara waktu, Lasro menyebut akan dirapatkan hari Senin setelah selesai upacara gabungan.