16 Orang Penumpang Silk Air Diproses KKP

Selasa, 6 Oktober 2020 | 14:53 WIB

Medan, MPOL : 16 orang penumpang Silk Air (MI -234) dari Singapura setibanya di Bandara Kuala Namu Internasional Airport (KNIA ) di proses pihak KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Bandara itu karena tidak memiliki Surat Surat kesehatan bebas Covid 19 saat mendarat di Bandara tersebut.

Imformasi yang diterima Medan Pos, dari Satuan Petugas KKP Bandara KNIA, Pesawat Silk Air dari Singapura hari itu mendarat pukul 08.00 wib, Selasa (6/10) pagi mengangkut 30 penumpang. Yang sebagian diantaranya warga Negara Indonesia (WNI). Ke 16 orang yang tidak memiliki surat-surat kesehatan seperti hasil swab itu adalah WNI (Warga Negara Indonesia), kini lagi di proses pihak KKP Bandara KNIA baik dari segi kesehatan, maupun pemeriksaan apakah mengidap Covid-19 atau tidak.

Bila diantara mereka ada yang mengidap Covid-19 maka para penumpang itu langsung di Karantina petugas KKP Bandara KNIA. Dan tidak diberikan ijin untuk meninggalkan Bandara KNIA, sebelum penumpang tersebut dinyatakan bebas dari Covid-19.

Sementara 14 orang penumpang MI 234. dari Singapura yang memiliki surat surat menerangkan dirinya bebas dari Covid-19, setelah mendapat pemeriksaan dari pihak KKP dapat melanjutkan proses pencapan passport ke pihak imigrasi di ruang kedatangan Bandara KNIA.

Bila pihak KKP menyatakan belum selesai pemeriksaan terhadap penumpang dari luar negeri apakah dia sudah bebas dari Covid-19. Maka tidak seorang pun dari penumpang tersebut dapat melanjutkan proses pendataanya seperti mencap passport ke pihak imigrasi.

Saat ini periksaan terhadap penumpang pesawat udara baik yang datang dari Luar maupun dari dalam negeri sangat ketat di Bandara Kuala Namu, bila ada diantara penumpang saat mendarat tidak memiliki bukti hasil swab, langsung ditahan untuk pemeriksaan.