Uspika Siantar Utara Lakukan Penegakan Disiplin Protokoler Kesehatan, Warga Tidak Pakai Masker Diberikan Peringatan

Selasa, 15 September 2020 | 19:08 WIB
Siantar, MPOL: Guna pencegahan penularan Pandemi Covid-19, Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) Siantar Utara akan menegakkan Peraturan Walikota (Perwal) No. 19 Tahun 2020 tentang sanksi denda bagi pelanggar Protokoler Kesehatan RI.
Hal itu disampaikan, Kapolsek Siantar Utara AKP. MS.Ritonga, SH, Selasa (15/9), di Jln Patuan Anggi samping Balairong Pasar Rakyat Rajawali Sukadame, saat pimpin apel gabungan bersama Sekcam Siantar Utara Fernando Purba, S.STP. Wakapolsek IPTU Edy Wiryanto, SH, Kanit IK  IPTU.M.Situmorang. Kasi Humas Aiptu James Situmorang,SH. Kanit Sabhara Aipda Jefri Siregar,SH. Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadame Aipda Beta Sinambela, Bhabinkamtibmas Kelurahan Melayu Aiptu H. Simangunsong, Lurah Se-Kec.Siantar Utara dan Dinas Satpol PP.
Dikatakan, kegiatan ini nantinya berupa Operasi Yustisi, yakni penegakan disiplin dan protokoler kesehatan. Menekankan supaya mengedepankan peringatan dan tindakan disiplin kepada masyarakat yang tidak memakai masker.
Katanya, warga yang tidak mematuhi peraturan tersebut akan diberikan sanksi sosial berupa Push-Up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mengucapkan Pancasila sebelum nantinya diberlakukan Perwal Kota Pematang Siantar No.19 Tahun 2020 tentang sanksi denda bagi yang tidak mematuhinya.
Operasi Yustisi itu dilaksanakan di Simpang Jln. Patuan Nagari – Patuan Anggi. Petugas menemukan pelanggaran dimana masih ada warga yang tidak memakai masker. Dalam operasi itu juga Uspika memberikan masker kepada warga sekaligus memberikan peringatan apabila dalam operasi berikutnya tidak memakai masker akan ditindak dengan membayar denda Rp.50.000, sesuai Peraturan Walikota Pematang Siantar.
Kapolsek Siantar Utara AKP. MS. Ritonga, SH mengatakan, untuk wilayah hukum Polsek  Siantar Utara bersama dengan Uspika akan melaksanakan Operasi Yustisi berikutnya dilokasi yang berbeda sehingga pelaksanaannya tidak hanya fokus satu wilayah.
Operasi Yustisi didukung personil TNI Babinsa 01/SU Pelda Dapot Sinaga, Pelda Hariadi, Serka Sugiarto, Serka K. Gultom, Serda Syafrizal Lubis dan Praka Darwin dari Kodim 0207/Simalungun. **