Tiga Jaksa Gadungan Segera Diadili PN Malang

Kamis, 12 Mei 2022 | 20:11 WIB

 

Jakarta, MPOL: Kasus penangkapan tiga orang, diantaranya dua perempuan dan seorang laki-laki, yang merupakan Jaksa Gadungan yang penuh drama di Yogyakarta oleh Tim PAM SDO Intelijen Kejaksaan Agung dan Kejati DI Yogya, beberapa waktu lalu.

Perkara ketiga jaksa gadungan tersebut terus bergulir dan saat ini memasuki pelimpahan berkas dan para tersangka tahap II ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, pada Kamis 12 Mei 2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam relisnya menerangkan, Kamis 12 Mei 2022, Tim Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang telah menerima Penyerahan Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dari Tim Penyidik pada Kepolisian Resor (Polres) Malang atas nama tiga orang Tersangka yang terkait dalam Tindak Pidana Penipuan dengan Mengaku / Mengatasnamakan Jaksa / Pegawai / Oknum Instansi Kejaksaan RI.

Ketiga berkas perkara tersangka, masing-masing atas nama, tersangka FRA yang disangka melanggar Pasal 378 KUHPidana jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Tersangka DTM yang disangka melanggar Pasal 378 KUHPidana jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana;
Kemudian, tersangka RP yang disangka melanggar 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam pelaksanaan Penyerahan Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II), terhadap tiga orang Tersangka dilakukan penahanan, yaitu, Tersangka FRA dilakukan penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Polres Malang, terhitung sejak 12 Mei 2022 s/d 31 Mei 2022.

Tersangka DTM dilakukan penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Polres Malang, terhitung sejak 12 Mei 2022 s/d 31 Mei 2022. Sedangkan, tersangka RP dilakukan penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Polres Malang, terhitung sejak 12 Mei 2022 s/d 31 Mei 2022.

“Setelah serah terima Tanggung Jawab Tersangka dan Barang Bukti, Tim Penuntut Umum akan segera mempersiapkan surat dakwaan untuk kelengkapan pelimpahan ketiga berkas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Malang,” ujar Ketut Sumedana.

Sebelumnya, tiga orang Tersangka diamankan oleh Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Tim PAM SDO) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, pada Kamis 17 Maret 2022 karena ketiganya diduga terlibat dalam melakukan penipuan dengan cara mengaku-ngaku sebagai Jaksa dan menggunakan seragam serta atribut Kejaksaan Republik Indonesia, yang mengakibatkan kerugian pada korbannya kurang lebih sekitar Rp 2,2 miliar.***