Terkait  Nasabah sakit klaim asuransi tak kunjung cair, Ini penjelasan General Indonesia

Rabu, 16 Februari 2022 | 23:21 WIB

Medan,MPOL: Kekecewaan seorang nasabah PT.Asuransi General Indonesia yang sudah 3 tahun lebih menunggu  klaim tidak kunjung diterima, padahal nasabah berinitial An sangat membutuhkan biaya perobatan penyakit kanker yang dideritanya membuat pihak asuransi buka suara.

Head of Corporate Communications PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia, Windra Krismansyah menjelaskan, terkait dengan pengajuan klaim Nasabah AN pada bulan Oktober 2018, Generali Indonesia sudah  memberikan keputusan pembayaran klaim dan sudah melalui proses yang sesuai dengan prosedur
dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana tercantum di dalam Polis.

“Setelah mempelajari pengajuan klaim nasabah yang diajukan setelah 5 bulan menjadi  pemegang polis, Generali Indonesia menemukan adanya ketidaksesuaian informasi yang  diberikan oleh nasabah dengan fakta sebenarnya. Hal ini tentu bertentangan dengan prinsip  asuransi utmost good faith, dimana Nasabah berkewajiban memberitahukan sejelas-jelasnya dan  sejujur-jujurnya mengenai segala fakta-fakta penting yang berkaitan dengan dirinya. Dan pihak
asuransi berkewajiban membayarkan manfaat kepada Nasabah sesuai haknya apabila Nasabah  telah menyampaikan informasi dan data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya,” kata Windra Krismansyah, Rabu (15/2).

.
Dia mengakui, asuransi General Indonesia sangat menghargai hak-hak nasabah. Namun karena nasabah dinilai memberikan informasi tentang dirinya tidak sesuai dengan faksa yang sebenarnya, sehingga pihak asuransi terpaksa menempuh jalur hukum.

“Pihak Nasabah telah menempuh upaya hukum secara perdata di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dan telah mendapat keputusan hakim pada tanggal 29 September 2021 dimana isinya tidak mengabulkan tuntutan Nasabah atas pembayaran klaim. Putusan tersebut dikuatkan kembali dalam proses banding yang diajukan  nasabah di Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta pada tanggal 30 November 2021. Generali  Indonesia tetap menghormati proses hukum yang berjalan saat ini hingga berkekuatan hukum  tetap,” tegasnya.

Dalam klarifikasi yang dikirim ke redaksi Medanposonline.com, Generali Indonesia memiliki standar prosedur dalam menangani dan menyelesaikan pengaduan nasabah yang senantiasa mengacu kepada peraturan  serta ketentuan yang berlaku.

“ Nasabah bisa mengajukan klaim dan komplain dari Internal mana saja, bahkan tidak harus datang ke kantor Generali Indonesia. Semua diproses secepatnya sesuai dengan prosedur yang kami miliki,” ujarnya.

Dijelaskan, sepanjang tahun 2021, Generali Indonesia telah membayarkan klaim jiwa dan kesehatan selama  lebih dari Rp 1 Trilliun kepada lebih dari 202 ribu keluarga Indonesia, termasuk klaim kesehatan,  penyakit kritis dan meninggal dunia. Nilai klaim tersebut juga mencakup klaim terkait COVID  sebanyak lebih 7000 kasus senilai Rp253 miliar atau sebesar 25% dari keseluruhan klaim di tahun
2021.

“Hal ini menjadi bukti nyata, bahwa Generali Indonesia senantiasa berkomitmen kuat untuk  memenuhi kewajibannya untuk membayarkan klaim nasabah, sesuai dengan syarat, ketentuan  dan aturan yang berlaku,” pungkas Windra Krismansyah.***