Tampilannya Meyakinkan, TNI Gadungan Ini Ditangkap Gelapkan Motor Kenalan Wanitanya

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:03 WIB

Medan, MPOL : Kaum hawa diharapkan hati-hati jika berinteraksi dengan kenalan prianya di dunia maya. Pasalnya, sudah banyak modus yang dilakukan para pelaku untuk menarik perhatian dan memikat hati lawan jenisnya dengan mengaku-ngaku sebagai aparat.

Seperti halnya yang dialami Dwi Utami (24) warga Komplek Ardagusema No. 71, Kec. Delitua, Kab. Deli Serdang. Ia menjadi korban penggelapan sepeda motor yang dilakukan kenalan prianya dengan modus mengaku sebagai anggota TNI. Bahkan, tampilan pelaku cukup meyakinkan untuk mencuri perhatian korban.

Kapolsek Helvetia, Kompol Heri Sihombing mengatakan, kejadian itu berawal saat korban menemui pelaku Saidil Ansyori (25) di depan kos-kosan tersangka Jl. Gaperta Gg. Parkir Kel. Helvetia Tengah, Kec. Medan Helvetia, Senin (17/1/2022) sekira pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, antara korban dengan pelaku yang tinggal di Kampung Rebo Desa Dolok Merawan, Kec. Dolok Merawan Kab. Serdang Berdagai, telah berkenalan lewat media sosial (medsos) Facebook.

Selanjutnya, tersangka meminjam sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam BK 3627 AIT milik korban dengan alasan mau mengganti pakaian ke Mess Jasdam dan menyuruh korban untuk duduk di teras kosan. Setelah korban memberikan motor tersebut, pelaku pun pergi dan tak kunjung mengembalikan sepeda motor korban.

“Akibat dari kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 30 juta dan telah membuat laporan ke Polsek Medan Helvetia dengan bukti laporan LP/ B/ 22/ 1/ 2022/SPKT/ Polsek Helvetia/ Polrestabes Medan,” kata Heri Sihombing kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Setelah menerima laporan dari korban, kata Heri melanjutkan, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Alhasil, keberadaan pelaku pun terendus petugas dan ditangkap saat berada di depan Masjid Raya Jl. Sisingamangaraja, Medan, Sabtu (22/1/2022) sekira pukul 22.30 WIB.

Saat digeledah, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit Hp Redmi, sepucuk pistol mancis dan dompet berisi uang Rp. 125.000. Guna penyidikan lebih lanjut, tersangka diboyong ke Mapolsek Helvetia.

“Saat diinterogasi, pelaku telah menggadaikan sepeda motor korban sebesar Rp. 3 juta kepada seseorang dengan panggilan Bunda (DPO) di kawasan Pasar V Tembung. Sebelum digadaikan pelaku membawa motor tersebut bersama dua rekannya yang bernama Ibnu (DPO) dan Eko (DPO). Lalu mereka bertigalah menggadaikannya,” terangnya.

Masih dikatakan Heri, setelah sepeda motor tersebut digadaikan, Ibnu mendapat bagian Rp. 1,3 juta dan Eko mendapat bagian Rp. 200.000. Sementara sisanya untuk pelaku.

“Terhadap pelaku kita jerat Pasal 378 sub Pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkasnya. *