Ancam Korban dengan Softgun, Satria Ditangkap Polisi

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:39 WIB

Medan, MPOL : Hanya karena permasalahan uang dari kerja sama yang tak dibayar, seorang pria di Medan nekat mengancam temannya dengan senjata api (senpi) jenis softgun.

Karena perbuatannya membahayakan nyawa orang lain, pelaku Satria (36) warga Jl. Kawat 5 Gg. Mufakat, Kec. Medan Deli, ditangkap Polsek Medan Barat berikut sepucuk softgun milik pelaku turut diamankan.

Peristiwa itu terjadi, Rabu (1/12/2021) sekira pukul 13.00 WIB. Kala itu pelaku datang ke rumah korban Irfan Syam (40) di Jl. Pertempuran, Kel. Pulo Brayan Kota, Kec. Medan Barat, untuk meminta uang dengan korban. Kemudian, karena tidak senang dengan korban, pelaku mengancam korban dengan mengeluarkan senpi jenis softgun dari pinggangnya dan menembakkannya ke atas.

Perbuatan ala koboi yang ditunjukkan pelaku membuat korban merasa terancam jiwanya. Selanjutnya korban membuat laporan ke Polsek Medan Barat.

Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Barat yang mendapat laporan itu segera menindaklanjutinya. Sesampainya di TKP, petugas langsung menangkap pelaku yang masih berada di lokasi.

“Antara pelaku dengan korban memiliki kerjasama rencana mendirikan cafe. Lalu, pelaku meminta uang kepada pelapor Rp. 500 ribu. Namun karena korban tidak memberikan, maka pelaku meletuskan softgun sebanyak satu kali,” ungkap Kapolsek Medan Barat, Kompol Ruzi Gusman, Selasa (7/11/2021).

Dari tangan pelaku, kata Ruzi, pihaknya mengamankan sepucuk senpi jenis softgun warna putih dan 5 butir peluru bulat warna kuning.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih mendalami dari mana softgun itu didapat pelaku.

Akibat dari perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 335 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara dan UU darurat 12/1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. *