Rutan Labuhan Deli Peringati Hardiknas Tahun 2022

Jumat, 13 Mei 2022 | 17:18 WIB

Medan, MPOL-Rutan (Rumah Tahanan Negara) Kelas I Labuhan Deli Kanwil Kemenkumham Sumut, menggelar upacara peringatan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) tahun 2022. Jumat (13/5).

Sejak di keluarkannya Keppres RI Nomor 316 tahun 1959, Hari Pendidikan Nasional biasanya diperingati setiap tanggal 2 Mei. Namun ada yang berbeda di tahun 2022 ini, karena bertepatan hari raya Idul Fitri 1443 H peringatan tersebut digeser ke tanggal 13 Mei 2022.

Melalui surat edarannya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Nadiem Anwar Makarim menginstruksikan seluruh instansi pemerintah/instansi pendidikan baik dalam maupun luar negeri untuk memperingati Hardiknas 2022 melalui upacara bendera dengan tema “Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar”.

Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Nimrod Sihotang menyampaikan pidato sambutan dari
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyebutkan bahwa Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran.

Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

“Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat. Namun, kita belum sampai di garis akhir. Maka, tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak. Ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Dan kita akan terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar.” Pungkas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan Karutan Kelas I Labuhan Deli.

Ditambahkanya usai membacakan sambutan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Bahwa, saat ini rutan labuhan deli sedang membangun wilayah bebas korupsi, untuk itu kami sampaikan kepada masyarakat dan stake holder untuk ikut serta membangun zona integritas tersebut dengan tidak memberikan apapun kepada petugas kami sehubungan dengan layanan kami. Pungkasnya.

Pantauan wartawan, ada yang berbeda dalam upacara kali ini, Karutan selaku pembina upacara memakai pakaian adat daerah sebagai wujud melestarikan warisan budaya Indonesia. (Top)