Rampok Sepeda Motor dan Bacok Korbannya,  Empat Pentolan Geng Motor “Simple Life” Ditangkap, Dua Ditembak

Senin, 6 Desember 2021 | 20:40 WIB
Medan, MPOL: Empat pentolan Geng motor “Simple Life” yang melakukan perampokan dan penganiayaan serta yang kerap melakukan tawuran, berhasil ditangkap personil  unit Reskrim Polsek Medan Timur.
Dua diantara ke empat pelaku diketahui sebagai Ketua dan panglima Geng motor “Simple Life”. Dua dari empat pelaku itu juga terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya karena berusaha melakukan perlawanan.
Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan, S.IK.SH.MH kepada wartawan mengatakan, aksi para pelaku tergolong sadis. Korbannya dibacoki dengan menggunakan parang dan gergaji serta dipukuli pakai baseball. Kemudian, sepeda motornya dirampok.
Inilah tampang pentolan geng motor Simple Life.(jos Tambunan)
“Korbannya mengalami luka tujuh jahitan akibat dibacok dan dipukuli. Kemudian melarikan sepeda motor korbannya,” ujar Kompol Rona Tambunan, Senin (6/12) sore.
Disebutkan, aksi para geng motor yang berjumlah sedikitnya 50 orang itu sempat viral di media sosial. Aksi tersebut diketahui terjadi di Jalan Cemara pada Kamis (25/12/2021).
Di mana dalam rekaman CCTV milik warga, aksi para pelaku terlihat memberhentikan sepeda motor yang dinaiki RW (17) dan MZ (17). Kemudian, para pelaku membabi-buta menghujani pukulan dengan tongkat baseball, gergaji dan parang kepada para korban. Kemudian merampas sepeda motor korban.
“Ke empat tersangka yakni, Agung Wira Andika (21), Ferdinan Hutagaol (19), DIM (17) dan RFY (16),” katanya.
Dari mereka, disita barang bukti sebilah parang, gergaji, baseball dan pakaian korban yang berlumuran darah.
“Sepeda motor sudah sempat dijual ke Aceh dan kita masih kembangkan berikut penadahnya,” sebutnya didampingi Panit Reskrim IPDA Poltak Tambunan.
Mantan Sespri (Sekretaris Pribadi) Kapolda Sumut itu mengatakan, “Simple Life” dibentuk satu tahun lalu dengan anggota puluhan orang. “Anggotanya juga banyak yang masih dibawah umur dengan status pelajar,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Iptu Jefri Simamora.
Dalam satu tahun, sambung Kompol Rona, berdasarkan pengakuan Ketua dan Panglima “Simple Life” tersebut, kelompok mereka sudah sering melakukan tawuran.
“Kalau tawuran dan bentrok katanya sudah puluhan kali namun merampok sepeda motor dan melukai korbannya, katanya baru kali ini. Tapi, pengakuan itu tidak serta merta kita yakini. Kami berharap, warga yang pernah merasa korban keganasan para geng motor agar membuat laporan pengaduan,” jelasnya.
Kepada para orang tua, Kapolsek Medan Timur itu menghimbau, agar lebih berperan aktif mengawasi anak-anaknya.
“Saya berharap agar para orangtua tidak lepas kontrol terhadap anak-anaknya. Sekarang ini banyak group-group/ perkumpulan anak-anak muda yang salah sasaran seperti halnya Geng motor yang kerap buat onar dan kejahatan,” pintanya.***