Polsek Patumbak Bekuk Pelaku Curanmor Berikut Penadahnya, 1 DPO

Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Patumbak, MPOL : Unit Reskrim Polsek Patumbak membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jl. Pertahanan Pasar II Desa Patumbak II, Kec. Patumbak, Senin (4/10/2021) sekira pukul 07.00 WIB. Selain itu, petugas juga turut mengamankan seorang penadah motor curian.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) sore mengatakan, pelaku curanmor yang ditangkap yakni Aulia Ilham Ginting (19) warga Jl. Tangkahan Batu, Desa Sigara-gara, Kec. Patumbak, Kab. Deli Serdang dan seorang penadah bernama Khairul Anwar Batubara (25) warga Jl. Sedap Malam Pasar IV, Desa Patumbak I, Kec. Patumbak, Kab. Deli Serdang.

“Kedua tersangka kita tangkap karena mencuri dan membeli sepeda motor milik seorang dosen, Purwanto Siwi (52) warga Jl. Pertahanan Desa Patumbak I, Kec. Patumbak,” kata Iptu Ridwan didampingi Panit Reskrim Ipda M. Yusuf Dabutar.

Ridwan menjelaskan, aksi curanmor dilakukan pelaku di kantin Sekolah SMP Plus Kasih Ibu Jl. Pertahanan, Kec. Patumbak. Saat itu korban akan mengantarkan gas elpiji 3 kg ke kantin sekolah tersebut dan melihat pintu bagian depan kantin yang tadinya dikunci sudah terbuka lebar dan kuncinya sudah dirusak. Kemudian korban masuk ke dalam kantin dan melihat sepeda motor Honda Revo korban yang tadinya diparkirkan di dalam kantin sudah hilang.

Selanjutnya, korban memanggil penjaga sekolah dan menanyakan tentang kantinnya sudah dibongkar orang, namun penjaga sekolah tidak mengetahuinya. Alhasil, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patumbak.

Berdasarkan laporan korban, petugas lalu melakukan penyelidikan. Pada Minggu (10/10/2021) sekira pukul 22.30 WIB, petugas melakukan penyelidikan dan mengamankan seorang penadah motor curian, Khairul Anwar Batubara (25) di rumahnya Jl. Tangkahan Desa Batu, Desa Sigara-gara, Kec. Patumbak.

“Ketika kita interogasi, tersangka mengaku ada menerima ataupun membeli sepeda motor Honda Revo seharga Rp. 1,5 juta. Ianya juga mengetahui bahwa sepeda motor tersebut hasil curian dari kantin SMP Plus Kasih Ibu. Kemudian, tersangka menjual kembali sepeda motor tersebut ke Marketplace seharga Rp. 2,5 juta,” ungkapnya.

Tak sampai disitu, petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap pelaku curanmor Aulia Ilham Ginting di rumahnya. Lalu, petugas menginterogasi pelaku dan mengakui perbuatannya bahwa ia mencuri motor korban dengan cara merusak kunci pintu kantin. Setelah itu, pelaku langsung mencuri dan membawa sepeda motor korban bersama rekannya bernama Fikri (DPO).

Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti diantaranya uang Rp. 200.000 sisa penjualan motor hasil curian, kaca spion sepeda motor, rumah kunci kontak motor dan besi bracket serta spackboard.

“Kita masih memburu seorang tersangka lagi dan mencari barang bukti sepeda motornya,” pungkasnya. *