Polsek Medan Labuhan Gelar Operasi Yustisi, 30 Orang Kena Sanksi Teguran dan Push Up

Selasa, 15 September 2020 | 19:34 WIB

Labuhan, MPOL:  Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Medan Labuhan, Muspika, TNI AD dan Sat Pol PP serta para kepala lingkungan melaksanakan razia masker di Jl. Titi Pahlawan Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (15/9/2020).

Hasilnya, 30 orang warga yang tidak memakai masker dan tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP) diberikan sanksi tindakan fisik dan diberikan masker.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Edi Safari melalui Waka Polsek AKP Ponijo menyebutkan kegiatan Operasi Yustisi/ razia masker tersebut dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 berdasarkan Pergub No. 77 Tahun 2020 dan Perwal No. 27 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin Masyarakat dan Penegakan Hukum protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Propinsi Sumatera Utara.

“Razia masker bertujuan agar masyarakat dapat disiplin dan mengikuti Protokol Kesehatan serta sadar akan bahaya Covid-19 dan terhindar dari Covid-19 sekaligus mencegah penyebaran/memutus mata rantai COVID-19 di masyarakat,” jelas Waka Polsek Medan Labuhan.

Dijelaskan Waka Polsek, sasaran Operasi Yustisi/razia masker terhadap masyarakat pengendara kenderaan bermotor dan masyarakat pejalan kaki yang tidak menggunakan masker sekaligus memberikan imbauan guna mencegah/memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Selama melaksanakan razia, terjaring masyarakat yang tidak menggunakan masker sebanyak 30 orang; 20 laki-laki dan 10 orang perempua.  Selanjutnya dilakukan pencatatan nama dan diberikan sanksi atau hukuman tindakan fisik berupa Push Up. Selanjutnya, masyarakat yang tidak memakai masker langsung diberikan masker.

Waka Polsek Medan Labuhan AKP Ponijo kembali mengingatkan, bila kedepannya bagi melanggar yang sudah tercatat namanya dan masih ditemukan tidak menggunakan masker pada saat pelaksanaan Operasi Yustisi/Razia Masker akan dikenakan Sanksi denda administrasi sebesar Rp.100.000,-.