Polres Tebing Tinggi Akan Segera Tuntaskan Kasus Perampokan Mobil

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:47 WIB

Medan,MPOL: Terkait kasus perampokan mobil Inova riborn BK.1698 WT yang diduga dilakukan WJS, pihak Polres Tebing Tinggi tengah melakukan penyidikan secara intensif untuk dapat segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin menuntaskan kasus ini. Kita akan segera memeriksa ulang pihak terlapor dan saksi-saksi lainnya. Termasuk akan memeriksa terlapor WJS, sehingga kasusnya terang benderang,” kata Kapolres Tebing Tinggi melalui KBO Satreskrim Iptu Budi, kepada Medan Pos, Kamis (28/10).

Iptu Budi mengatakan kalau pihak pelapor dan terlapor termasuk para saksi antara lain, Adi Darminto selaku pemenang lelang, PT ACC selaku leasing, PT Ibid Serasi selaku pihak yang melelang mobil dan beberapa saksi lainya sudah diperiksa namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, perlu dilakukan pemeriksaan ulang.

“Kami menginginkan kasus ini terang benderang dan dapat segera tuntas. Jika sudah selesai dilakukan pemeriksaan, diharapkan dapat segera berkasnya dikirim ke JPU,” ujarnya.

Dia mengakui kasus perampokan dan pihak korban melaporkan kasus itu pada Mei 2021 dan sampai saat ini belum tuntas. “Kita bukan memperlambat proses kasus ini namun kita perlu kehati-hatian dengan memeriksa para saksi-saksi yang dianggap ada kaitannya dengan kasus ini. Karena itu, dalam waktu dekat para saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” sebut Iptu Budi.

Iptu Budi mengaku tidak ada niat Polres Tebing Tinggi melindungi perampok sebagaimana berita yang terbit dimedia cetak dan media online pada Kamis (27/10). “Tidak ada melindungi, cuma dalam penyelidikan dan penyidikan kasus itu perlu kehati-hatian. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menuntaskan kasus itu,” katanya.

Ketika ditanya adanya permainan pasal yang mana dari runut kejadian ada unsur pencurian dengan kekerasan (Curas) namun dalam berita pemeriksaan menjadi pencurian dengan pemberatan (Curat), KBO Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi itu mengaku akan melakukan gelar perkara.

“Kita akan melakukan gelar perkara nanti disitu kita ketahui bagaimana kronologis kasus yang sebenarnya karena itu juga perlu dilakukan pemeriksaan ulang kepada para pihak,” katanya.

Dia menjelaskan, awalnya mobil Inova Reborn BK.1698 WT milik WJS setelah overkredit dari seseorang. Akan tetapi, sekitar 300 hari kredit tidak dibayar sehingga pihak leasing menarik mobil dari Parapat. Kemudian, oleh pihak leasing bersama PT Ibid Serasi melakukan lelang mobil dan dimenangkan Adi Darminto.

Akan tetapi, sebut Iptu Budi, terlapor WJS melihat mobil tersebut saat parker didepan salah satu rumah makan di Tebing Tinggi dan diambil secara paksa. Kemudian, sopir ekspedisi bernama Sofyan Nasution melaporkan kasus itu ke Polres Tebing Tinggi.***