Polisi Ungkap Modus Komplotan Perampok Sopir Lintas Medan-Banda Aceh

Selasa, 6 Desember 2022 | 11:04 WIB

Langkat, MPOL : Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok mengungkap modus komplotan perampok terhadap sopir lintas Medan-Banda Aceh, Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Kata Danu, dalam menjalankan aksinya, empat dari enam pelaku yang ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Langkat dan Polsek Tanjung Pura itu menawarkan kartu organisasi kepada setiap sopir truk yang melintas di lokasi.

“Rekan-rekan sopir truk ini banyak mengeluhkan sehingga memviralkan setiap ada pemerasan ataupun pemalakan di sekitaran wilayah Tanjung Pura. Modus yang digunakan para pelaku adalah menghentikan truk-truk dan memaksa sopir untuk menjadi anggota organisasi yang tidak terdaftar (ilegal),” kata Danu Pamungkas didampingi Kasatreskrim Iptu Luis Beltran di Mapolres Langkat, Selasa (6/12/2022) pagi.

Danu pun kemudian menunjukkan contoh kartu organisasi yang dibuat oleh komplotan perampok tersebut di hadapan media.

“Jadi sopir truk ini dihentikan oleh para pelaku, kemudian dimintai uang dan dipaksa untuk menjadi anggota dari organisasi komplotan ini,” ujarnya.

Empat pelaku komplotan perampok terhadap sopir lintas Medan-Banda Aceh. (Foto: Ardi).

Hasil interogasi, sambung Danu, komplotan ini sudah beroperasi selama satu tahun di wilayah Kecamatan Tanjung Pura.

Guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap para sopir truk, Polres Langkat juga melaksanakan patroli keliling mulai dari pukul 19.00 s/d 06.00 WIB dan juga mendirikan posko antisipasi premanisme di wilayah Tanjung Pura. Apabila ada informasi tentang tindak kejahatan pemalakan di jalinsum dan masyarakat merasa dirugikan untuk segera dilaporkan.

Diketahui, empat pelaku perampokan terhadap sopir truk yang berhasil ditangkap yakni, M. Saiya Chaniago (25) warga Jalan Jurung Benteng, Kecamatan Tanjung Pura, Edo Wiranda Harahap alias Edo (23) warga Jalan Langkat Gang Surau, Kecamatan Tanjung Pura, Alex Sansoko (29) warga Dusun Mawar Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura dan Muhammad Yusuf (35) warga Jalan Bambu Runcing, Kecamatan Tanjung Pura.

Sementara, dua pelaku lainnya berinisial AD dan AY masih dalam pengejaran polisi. *