Polisi Bekuk 9 Anggota Geng Motor yang Serang Pemukiman Warga di Marindal

Selasa, 23 November 2021 | 19:21 WIB

Medan, MPOL : Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk sekelompok anggota geng motor (gemot) yang menyerang pemukiman warga di Jl. Kongsi, Marindal I, Kec. Patumbak, pada Minggu (21/11/2021) dinihari.

Dari 9 tersangka yang diamankan, 3 diantaranya masih dibawah umur. Mereka diamankan dari lokasi terpisah.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan, para pelaku yang ditangkap yakni, AS alias A (17) dan TMT (16) warga Jl. Bajak V Ujung Kanal Gg. Bersama, FRP alias A (17) warga Jl. Pengilar, Kec. Medan Amplas, BP (19) warga Jl. Marindal II Pasar XII, Kec. Patumbak, MAP alias O (19) warga Gg. Amal Dusun II Desa Patumbak Kampung, Kec. Patumbak.

Kemudian, FA alias A (16) warga Jl. Pertahanan Dusun V, Patumbak, YS alias K (18) warga Jl. Damai Gg. Bersama Pasar IV, Kec. Percut Sei Tuan, RY (18) warga Jl. Pertahanan Pasar IV Gg. Saudarawetan, Desa Sigara-gara, Kec. Patumbak, dan PA (27) warga Jl. Sumber Bakti Komplek PU, Kel. Harjosari II, Kec. Medan Amplas.

“Mereka yang kita amankan masing-masing dari Geng Motor Kumpulan Bersatu (KB), My Team Family (MTF), Warga Geli (WG) dan Linggis Siap Tempur (LST),” kata Firdaus saat menggelar konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Selasa (23/11/2021) sore.

Ia menjelaskan, berawal dari keributan geng motor yang mana pada saat itu mereka berkumpul di suatu tempat, dimana ada salah satu anggota gemot dipukul dan melapor ke kawannya. Kemudian, para pelaku mencari orang yang memukul temannya itu.

“Mereka berkonvoi ada sekitar 20 org di Jalan Kongsi dengan menggeber-geber sepeda motor mereka dan melakukan pengrusakan rumah warga. Selain itu, para pelaku juga melempari seng rumah korban. Tak jauh dari TKP juga mengambil ataupun mencuri sepeda motor yang terparkir di depan ruko,” terangnya.

Para anggota geng motor yang ditangkap. (Foto: Arya).

Mantan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang ini mengungkapkan, para pelaku juga melakukan pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap korbannya di Jl. SM. Raja depan Showroom Auto 2000, Kec. Medan Amplas. Saat beraksi para pelaku melakukan penyetopan terhadap korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Ketika diancam, korban mengelak dan terjatuh. Para pelaku pun kemudian mengambil sepeda motor NMax dan 3 unit hp milik korban dan kemudian kabur meninggalkan korbannya.

“Begitu mendapat informasi adanya kejadian tersebut, Tim Jatanras melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 9 pelaku,” ucapnya, sembari mengatakan ada beberapa pelaku yang masih dibawah umur.

Sebagai barang bukti, pihaknya mengamankan diantaranya sebilah parang, 2 bila arit, hp dan sejumlah uang.

“Untuk sepeda motor korban masih dalam pencarian karena dijual kepada seseorang berinisial P yang masih kita kejar,” ujarnya.

“Untuk motifnya karena mereka ingin balas dendam mencari pelaku yang memukul kawannya yang diduga dilakukan kelompok geng motor lain di Jalan Kongsi,” tambahnya.

Akibat dari perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. *