Polisi Bekuk 3 Pemuda Nias Bunuh Pemilik Kost, Ini Motifnya

Rabu, 31 Maret 2021 | 18:01 WIB

Medan, MPOL : Petugas Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk 3 pemuda asal Nias yang membunuh korban Djie Goon Gunawan alias Acek (74) pemilik kos di Jl. Merbabu No.62 Kel. Pusat Pasar, Kec. Medan Kota.

Ketiga pelaku yakni, Fau Nasekhi Zanago (20) warga Desa Hilina Tafue, Kec. Idanogawo, Kab. Nias, Afer Seven Zaloku alias (21) warga Fadoro Taliwaa, Desa Desa Sisobahili, Kec. Afulu Kab. Nias Utara dan Beji Sokhi Zaloku (24) warga Fadoro Taliwaa Desa Sisobahili, Kec. Afulu, Kab. Nias Utara. Ketiganya tak lain adalah penghuni kost milik korban.

Panit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Japri B. Simamora mengatakan bahwa ketiga tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara menghantamkan batu ke kepala korban secara berulang-ulang hingga korban terkapar bersimbah darah.

“Adapun motif tersangka melakukan penganiayaan hingga korban luka dan meninggal dunia karena kesal dan sakit hati karena korban meminta uang kost kepada tersangka,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (31/3/2021).

Japri menjelaskan, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu (7/3/2021) silam. Dimana, pada saat itu korban ditemukan terkapar di dalam rumahhya dengan kondisi kepala korban pecah akibat dihantam benda tumpul oleh para tersangka.

“Keluarga korban yang mendapat informasi kejadian ini kemudian melaporkannya ke Polrestabes Medan,” katanya.

Setelah mendapat laporan dari keluarga, sambungnya, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan meringkus ketiga tersangka dari lokasi berbeda di Medan, pada Senin (8/3/2021) lalu.

Lebih lanjut Japri menuturkan, usai para tersangka diamankan, polisi menggelar rekonstruksi di Lantai 2 Gedung Sat Reskrim Polrestabes Medan. Dalam reka ulang tersebut sebanyak 17 adegan diperagakan ketiga tersangka dan disaksikan oleh anak korban.

“Kita hari ini menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan, reka ulang berlangsung sebanyak 17 adegan,” sebutnya.

Kini, kata Japri, ketiga tersangka telah mendekam di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan. Terhadap ketiga tersangka dijerat Pasal 338 dan atau Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. *