Polisi Beberkan Motif Pembunuh Karyawan HKI

Selasa, 29 November 2022 | 11:29 WIB

Langkat, MPOL : Setelah berhasil meringkus pelaku Indra Maheda Harahap alias Iin (37), polisi membeberkan motif pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Iken Purpendi (49).

Diketahui, pelaku berhasil ditangkap dalam hitungan jam saja oleh petugas gabungan Satreskrim Polres Langkat dan Polsek Stabat di Jalan Pasar V Medan Marelan, Kota Medan, Senin (28/11/2022) sekira pukul 20.30 WIB. Pelaku ditangkap saat petugas melihat sedang berjalan kaki.

Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok mengungkap motif pelaku membunuh korban karena pelaku merasa tidak terima dengan ucapan korban ketika berada di rumah saksi Eka Maulina (33) Jalan Ahmad Yani Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (28/11/2022) sekira pukul 10.00

“Motif awalnya pelaku merasa cemburu, kemudian tidak terima dengan perkataan korban,” kata Danu Pamungkas didampingi Kasatreskrim Iptu Luis Beltran di Mapolres Langkat, Selasa (29/11/2022).

Danu menjelaskan, saat di rumah saksi, pelaku bertanya kepada korban ‘kau siapa’. Lalu dijawab korban ‘kenapa kau nanya-nanya’. Pelaku bilang ‘ada anakku di sini, jadi aku berhak nanya. Kau siapanya mantan istriku? Kemudian dijawab korban ‘aku pacarnya, kenapa kau iri?’

Dari sana terjadi percekcokan saling menantang hingga terjadilah perkelahian. Selanjutnya pelaku mengambil pisau yang ada di dalam tasnya yang disimpan di rumah saksi. Sementara korban mengambil kayu yang ada di sekitar rumah tersebut.

“Kemudian pelaku dengan cara melompat menusuk punggung korban hingga mengalami luka sedalam 18 cm. Korban pun terjatuh dan meninggal di tempat,” ungkapnya.

Saat disinggung apakah pelaku merencanakan pembunuhan mengingat pisau yang sudah disiapkan, Danu lantas membantahnya.

“Saat kita interogasi, pelaku malam sebelum kejadian sempat ketemu sama anaknya di rumah itu dan tas yang pelaku bawa dititipkan di dalam rumah. Karena pelaku buruh bangunan sering membawa pisau untuk kerjaannya,” sebutnya.

Sementara, Iptu Luis Beltran menambahkan saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan hingga bergumul dengan petugas di pinggir jalan Pasar V Marelan.

“Pelaku melawan, petugas dan pelaku sempat bergumul dan guling-gulingan di jalan. Akhirnya bisa kita amankan dan langsung kita boyong ke Mapolres Langkat,” ujarnya.

Luis berujar bahwa antara pelaku dan saksi sudah bercerai sekitar 5 bulan yang lalu.

Terhadap pelaku, polisi menjerat Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. *