Poldasu Rekontruksi Kasus Kerangkeng, Peran Bupati Langkat Nonaktif Digantikan Polisi

Rabu, 25 Mei 2022 | 14:53 WIB
Medan, MPOL: Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara menggelar rekontruksi kasus tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin alias Cana, yang diduga disebabkan karena penganiayaan. Rekontruksi ini dilaksanakan di Aula Tribrata Polda Sumut, Rabu (25/5/2022).
Gelar rekonstruksi itu dihadiri Jaksa penuntut umum, kuasa hukum tersangka serta delapan tersangka yang terlibat dalam kasus kerangkeng tersebut.
Sementara Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Perangin-angin alias Cana tidak dihadirkan karena masih dalam penahanan di KPK terkait kasus korupsi. Peran Terbit Rencana Peranginangin digantikan oleh personel polisi.
 Rekonstruksi itu mendapat pengamanan ekstra ketat dari personel Sabhara dan Propam Polda Sumut.
Hingga siang ini, rekontruksi masih berlangsung. Masih satu tersangka yang memperagakan kasus tersebut.
“Ya hari ini penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut melakukan rekonstruksi kasus kerangkeng. Nanti hasilnya akan disampaikan karena prosesnya masih berlangsung,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Diketahui, penyidik Dit Reskrimum Polda Sumut telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Peranginangin, yang diduga disebabkan karena penganiayaan.
Kesembilan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu, yakni Bupati Langkat non aktif Terbit Rencana Perangin-angin, Dewa Perangin-angin, HS, IS, TS, RG, JS, HG dan SP.***