Pembakar Mobilnya Sudah Ditangkap, Korban Apresiasi Langkah Cepat Polisi

Kamis, 11 Agustus 2022 | 22:38 WIB

Delitua, MPOL : Joni (43) merasa tenang setelah pelaku pembakaran mobil miliknya di Perumahan Deli Garden II Blok L 01, Kel. Delitua Timur, Kec. Delitua, telah ditangkap Polsek Delitua. Malah Joni sekarang mengaku merasa bukan lagi menjadi korban, namun terlihat bahagia walaupun mobilnya sudah menjadi seperti barang rongsokan setelah dibakar pelaku yang kini sudah ditahan.

Pernyataan itu ia ungkapkan kepada awak media saat dimintai tanggapan tentang terungkapnya kasus tersebut, Kamis (10/8/2022) malam.

Menurut Joni, cepatnya terungkap kasus tersebut membuktikan bahwa memang benar polisi hadir di tengah-tengah masyarakat, apalagi warga masyarakat yang menjadi korban kejahatan. Ia pun sangat mengapresiasi respon cepat Polrestabes Medan dan Polsek Delitua dalam menangani kasusnya.

“Mantap kali bang, mantap kali Polrestabes Medan, Polsek Delitua, betul,” kata Joni.

Saat diwawancarai, Joni mengaku merinding memberikan tanggapannya kepada awak media. Kata Joni, polisi begitu jeli menganalisa rekaman CCTV saat pelaku membakar mobil miliknya. Padahal, sambung Joni, kualitas CCTV nya kurang bagus. Akan tetapi penyelidikan oleh polisi terus dilakukan sampai mengetahui identitas pelakunya.

“Aku kan nampak bang cara kerja Polsek Delitua, karena kudampingi terus siang, malam. Akhirnya kan terungkap pelakunya,” ujarnya.

“Memang jago bang, jago bang. Aku rasakan kinerja kawan-kawan Polsek Delitua betul-betul nyata. Luar biasa,” tambahnya.

Ia juga berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan dan tim Reskrim Polsek Delitua. Karena, katanya, saat ia melaporkan kejadian tersebut, polisi langsung bergerak cepat mendatangi TKP, baik dari Tim Inafis Polrestabes Medan maupun Reskrim Polsek Delitua hingga kasus tersebut lekas terungkap

“Puji Tuhan, luar biasa kinerja polisi. Orang mau bilang apa terserah. Yang penting saya rasakan kinerja kepolisian bagus,” ucapnya dengan senang hati.

Joni juga merasa terbantu dengan adanya pengungkapan begitu singkat oleh polisi. Ia dan keluarga merasa hangat dengan keberadaan polisi.

“Saya doa-doakan Pak Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda, Pak Wakapolrestabes AKBP Yudhi Hery Setiawan, Pak Kapolsek Kompol Dedy Dharma, Pak Kanit Iptu Irwanta Sembiring dan kawan-kawan reskrim dimudahkan pekerjaannya,” katanya.

“Saya orang biasa, buat laporan gak dimintai uang, saya diperlakukan dengan sangat baik. Pokoknya saya puaslah bang,” ucapnya.

Sebelumnya, Polsek Delitua meringkus otak pelaku dan pembakar mobil yang terjadi di Perumahan Deli Garden II, Blok L 01, Kel. Delitua Timur, Kec. Delitua. Peristiwa itu terjadi, Jumat (5/8/2022) dini hari.

Dalam pengungkapan itu, petugas meringkus dua pelaku, yakni Rudianto alias Ahok (41) warga Komplek Laguna Jl. BZ. Hamid, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor (otak pelaku) dan Herman Lase (37) warga warga Desa Marindal, Kec. Patumbak (pembakar mobil).

Otak pelaku pembakaran, Ahok mengakui perbuatannya saat dipaparkan di Mapolsek Delitua. (Foto: Ardi).

Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma menjelaskan, kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban Joni (43) dimana mobil Toyota Agya warna hitam BK 1203 FV miliknya dibakar orang di depan rumah korban di Perumahan Deli Garden II, Blok L 02, Delitua.

Mendapat laporan itu, kata Dedy, petugas langsung turun ke lokasi dan memeriksa keterangan saksi-saksi. Seorang saksi melihat dari kamar depan rumahnya ada kobaran api yang menyala dan memberitahukan saksi kedua. Mereka kemudian keluar melihat kobaran api yang sudah menyambar mobil milik korban.

“Selanjutnya saksi membangunkan korban dan api berhasil dipadamkan oleh korban dan saksi menggunakan racun api dan air,” kata Dedy Dharma didampingi Kanit Reskrim Iptu Irwanta Sembiring di Mapolsek Delitua, Kamis (11/8/2022) siang.

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pelaku yang membakar mobil korban adalah Herman Lase. Pada Selasa (9/8/2022) sekira pukul 22.00 WIB, pelaku ditangkap petugas di rumahnya di Marindal, Patumbak.

Lalu, petugas menginterogasi tersangka dan mengakui perbuatannya bahwa ianya beraksi bersama temannya JP alias Ones (DPO).

“Lalu kita interogasi lagi tersangka bahwa dia (tersangka) membakar mobil korban atas perintah ataupun suruhan dari Rudianto alias Ahok dan Surya alias Apeng (DPO) dengan imbalan Rp. 500.000,” ungkapnya.

Masih dijelaskan mantan Kapolsek Pancur Batu ini, petugas kemudian langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka Rudianto alias Ahok yang saat itu sedang berada di rumahnya Komplek Laguna, Jl. BZ. Hamid, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor.

Kedua tersangka selanjutnya digelandang ke Mako Polsek Delitua guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini keduanya pun sudah ditahan.

“Terhadap kedua tersangka kita jerat Pasal 187 ayat (1) Jo 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara, tersangka Rudianto alias Ahok nekat menyuruh pelaku Herman Lase membakar mobil korban lantaran sakit hati dengan korban.

“Saya sakit hati karena diviralkan tentang hal yang enggak-enggak oleh korban,” akunya.

Begitupun, tersangka juga tak lupa meminta maaf kepada korban, keluarganya beserta masyarakat Delitua atas perbuatannya. Tersangka mengaku emosi dan memahami bahwa perbuatannya itu memang tak pantas dilakukan dan jangan dicontoh oleh orang lain.

“Setelah itu mungkin saya bisa mengambil hikmah dari sikap saya yang tidak benar ini. Walaupun saya punya alasan untuk marah atau emosi tapi bukan berarti saya boleh melakukannya (menyuruh orang membakar mobil korban),” ucapnya. *