Pelaku Curanmor dan Penadah di Labuhan Batu Kompak Masuk Penjara

Senin, 10 Januari 2022 | 22:04 WIB

Labuhan Batu, MPOL : Petugas Sat Reskrim Polres Labuhan Batu membekuk seorang pelaku curanmor, APS alias Andi (41) warga Jl. Dahlia Gg. Sado, Kel. Padang Matinggi, Kec. Rantau Utara, Labuhan Batu. Selain itu, tersangka penadah berinisial IFS alias Indra (45) warga Desa Sei Raja, Kec. Na IX-X, Labuhan Batu Utara turut diringkus petugas.

Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu, AKP Rusdi Marzuki mengatakan, pengungkapan kasus tersebut setelah pihaknya mendapat laporan Raida Tambunan yang kehilangan sepeda motor Honda Beat warna putih BK 6985 YBG saat berolahraga di Stadion Binaraga, Rantau Utara, Labuhan Batu, pada Selasa 28 September 2021 lalu sekira pukul 15.30 WIB.

“Awalnya korban datang untuk berolahraga. Namun, setelah selesai korban dan hendak pulang, korban melihat sepeda motornya yang diparkirkan di badan jalan Stadion Binaraga sudah hilang,” kata Rusdi Marzuki, Senin (10/1/2022).

Selanjutnya, korban bersama saksi berusaha melakukan pencarian, akan tetapi sepeda motor korban tidak juga ditemukan. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.19 juta dan membuat laporan Ke Polres Labuhan Batu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan. Alhasil, Rabu (5/1/2022) sekira pukul 01.00 WIB, pelaku curanmor Andi berhasil ditangkap petugas tak jauh dari rumahnya. Dari tangan pelaku, diamankan 1 unit Hp Oppo A3 S milik korban yang ditaruh korban di bagasi sepeda motor.

“Saat diinterogasi, pelaku mengaku bahwa ia melakukan curanmor bersama seorang temannya, BSS alias T dengan cara merusak lubang kunci sepeda motor,” ungkapnya.

Namun, sambung mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia ini, saat dilakukan pengembangan mencari tersangka BSS alias T petugas tidak menemukan yang bersangkutan.

Lalu, ketika diinterogasi dimana sepeda motor dijual, tersangka mengaku telah menjualnya kepada seseorang bernama Indra di daerah Pinang Lombang, Desa Sei Raja Kec. Na IX-X, Labuhan Batu Utara. Kemudian, petugas langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka berikut 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih hasil curian.

“Guna penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka sudah kita tahan,” pungkasnya.

Rusdi yang pernah menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Medan Barat ini menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan sebaiknya menambah kunci ganda pada kendaraan bermotor.

“Terhadap pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun,” tandasnya. *