Otak Pelaku dan Pembakar Mobil di Delitua Ditangkap, Ahok Ngaku Sakit Hati Diviralkan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:04 WIB

Delitua, MPOL : Polsek Delitua meringkus otak pelaku dan pembakar mobil yang terjadi di Perumahan Deli Garden II, Blok L 01, Kel. Delitua Timur, Kec. Delitua, Jumat (5/8/2022) dini hari.

Dalam pengungkapan itu, petugas meringkus dua tersangka, yakni Rudianto alias Ahok (41) sebagai otak pelaku warga Komplek Laguna Jl. BZ. Hamid, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor dan Herman Lase (37) pembakar mobil warga Desa Marindal I, Kec. Patumbak.

Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma menjelaskan, kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban Joni (43) dimana mobil Toyota Agya warna hitam BK 1203 FV miliknya dibakar orang di depan rumah korban di Perumahan Deli Garden II, Blok L 02, Delitua.

Mendapat laporan itu, kata Dedy, petugas langsung turun ke lokasi dan memeriksa keterangan saksi-saksi. Seorang saksi melihat dari kamar depan rumahnya ada kobaran api yang menyala dan memberitahukan peristiwa itu kepada saksi kedua. Mereka kemudian keluar melihat kobaran api yang sudah menyambar mobil milik korban.

“Selanjutnya saksi membangunkan korban dan api berhasil dipadamkan oleh korban dan saksi menggunakan racun api dan air,” kata Dedy Dharma didampingi Kanit Reskrim Iptu Irwanta Sembiring di Mapolsek Delitua, Kamis (11/8/2022) siang.

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pelaku yang membakar mobil korban adalah Herman Lase. Pada Selasa (9/8/2022) sekira pukul 22.00 WIB, pelaku ditangkap petugas di rumahnya di Marindal, Patumbak.

Lalu, petugas menginterogasi tersangka dan mengakui perbuatannya bahwa ianya beraksi bersama temannya JP alias Ones (DPO).

“Lalu kita interogasi lagi tersangka bahwa dia (tersangka) membakar mobil korban atas perintah ataupun suruhan dari Rudianto alias Ahok dan Surya alias Apeng (DPO) dengan imbalan Rp. 500.000,” ungkapnya.

Masih dijelaskan mantan Kapolsek Pancur Batu ini, petugas kemudian langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka Rudianto alias Ahok yang saat itu sedang berada di rumahnya Komplek Laguna, Jl. BZ. Hamid, Kel. Titi Kuning, Kec. Medan Johor.

Kedua tersangka selanjutnya digelandang ke Mako Polsek Delitua guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini keduanya pun sudah ditahan.

“Terhadap kedua tersangka kita jerat Pasal 187 ayat (1) Jo 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara, tersangka Rudianto alias Ahok nekat menyuruh pelaku Herman Lase membakar mobil korban lantaran sakit hati dengan korban.

“Saya sakit hati karena diviralkan tentang hal yang enggak-enggak oleh korban,” akunya.

Begitupun, tersangka juga tak lupa meminta maaf kepada korban, keluarganya beserta masyarakat Delitua atas perbuatannya. Tersangka mengaku emosi dan memahami bahwa perbuatannya itu memang tak pantas dilakukan dan jangan dicontoh oleh orang lain.

“Setelah itu mungkin saya bisa mengambil hikmah dari sikap saya yang tidak benar ini. Walaupun saya punya alasan untuk marah atau emosi tapi bukan berarti saya boleh melakukannya (menyuruh orang membakar mobil korban),” ucapnya. *