Lima Bulan Jual Sabu di Gang Mancis, Pasutri ini Pasrah Nginap di Hotel Prodeo Polres Tanjungbalai

Jumat, 20 Mei 2022 | 09:41 WIB

 

Tanjungbalai, MPOL: Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai berhasil mengamankan Pasangan Suami Istri (Pasutri) pada Sabtu (14/5) sekitar Pukul 13.00 Wib di Jalan Elang, Gang Mancis, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Pasutri yang diamankan tersebut bernama Andi Putra Alias Andi (35), seorang Nelayan, warga Jalan Elang, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai bersama istrinya Suti Artina Alias Tina, (24).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi SH. SIK, melalui Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai AKP Reynold Silalahi mengatakan penangkapan pasutri tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan di Jalan Elang, Gang Mancis ada pasutri yang berjualan narkotika jenis sabu.

“Sabtu Tanggal 14 Mei 2022, sekira Pukul 13.00 Wib, Personil Satres Narkoba Polres Tanjungbalai di bawah pimpinan Kanit I Ipda H.A.Karo-karo, bersama dengan Opsnal melakukan penindak terhadap kasus narkotika. Sebelumnya tim sudah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran gelap narkotika yaitu sering terjadi transaksi narkotika di Jalan Elang, Gang Mancis. Lalu tim melakukan penyelidikan dan telah mengetahui pemilik rumah tempat jual beli narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh suami istri tersebut,” Kata Kasat.

“Personil Satres Narkoba yang berpakaian preman langsung mendatangi rumah yang dimaksud dengan didampingi oleh Kepala Lingkungan menemukan pelaku Andi Putra Alias Andi dan Suti Artina Alias Tina yang saat itu sedang berada di rumah, begitu melihat kedatangan team Tina langsung membuang Sebuah tas kecil yang di dalamnya berisikan narkotika jenis sabu sebanyak 17 bungkus dan 1 bungkus plastik transparan berisikan narkotika jenis Ganja,” Tambah Kasat lagi.

“Setelah dilakukan penyitaan dan mengamankan ke Dua pasutri itu kembali dilakukan penggeledahan atau pemeriksaan terhadap Sebuah tas sandang yang dipegang Tina, ditemukan uang hasil penjualan sebesar Rp 3.000.000. Setelah di interogasi Petugas Andi menerangkan bahwa iya memperoleh sabu tersebut dari seorang pria yang berinisial H (blm tertangkap),” Sebut AKP Reynold.

“Sabu sebanyak 15 gram dengan harga Rp 7.500.000, kemudian di jual perpaket oleh Andi bersama Tina kepada orang yang membutuhkannya atau pasien lalu uang penjualan di simpan oleh Tina, dilakukan kembali interogasi terhadap ke Dua pelaku mengakui lagi bahwa barang bukti yang telah diamankan adalah miliknya,” Jelas nya kembali.

“Andi menjelaskan iya telah  memperjualbelikan sabu di Jalan Elang Gang Mancis tersebut sudah Lima Bulan lamanya yaitu sejak awal Januari 2022 serta laku terjual kepada pasien setiap harinya sekitar 3 Gram, dengan harga per paket Rp. 50.000 dan paket Rp 100.000,” terang Kasat.

“Andi dan Tina  di jerat dengan Pasal 114 ayat (2) subs) pasal 112 ayat (2) subs Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau paling singkat 5 Tahun paling lama 20 Tahun,” Lukas AKP Reynold Silalahi.

Berikut barangbukti yang di amankan Petugas dari pasutri tersebut berupa 4 buah plastik  berisi narkotika jenis sabu dengan jumlah berat bruto 10,12 Gram,  13 bungkus plastik kecil transparan berisi  sabu  berat bruto 6.19 gram.
Dengan jumlah berat keseluruhannya adalah sebanyak 16,31 gram.

Kemudian, satu bungkus plastik kecil transparan berisikan narkotika jenis Ganja berat bruto 0,82 gram, dua unit hendphone yaitu  merk Vivo warna biru laut dan satu unit handphone merk oppo Warna hitam, sebuh timbangan elektrik warna putih hitam, sebuah tas sandang warna hitam putih dan sebuah pipet.***