Kejari Tebing Tinggi Tetapkan 3 Oknum Pejabat Disdik Tersangka Korupsi

Selasa, 15 September 2020 | 19:19 WIB
Medan, MPOL : Kejari Tebing Tinggi  menetapkan 3 tersangka korupsi yaitu PS, oknum Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tebing Tinggi selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), MP Kasi Kurikulum selaku PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan EE, Kabid Disdik selaku Manager Dana BOS, dalam kasus dugaan  korupsi (Tipikor), terkait pengadaan buku panduan pendidik SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing Tinggi Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp 2,4 miliar.
     Hal itu dikemukakan Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu Dwi Setyo Budi Utomo SH MH didampingi Aspidsus(Asisten Pidana Khusus) Agus Sahat  Lumban Gaol SH MH kepada wartawan di Kejatisu, Selasa (15/9).
     Disebutkan, dalam kegiatan pengadaan buku panduan pendidik SD (Sekolah Dasar) dan SMP (sekolah menengah pertama) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing Tinggi Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp2,4 miliar, diduga terjadi perbuatan melawan hukum (PMH) yang dapat menimbulkan kerugian keuangan negara.
     Pada proses pencairan  dana buku tersebut diduga tidak ada dibeli dan belum disalurkan ke 76 sekolah SD dan 10 SMP,  sehingga  untuk proses pembayaran buku tersebut  tidak dapat dilakukan pembayaran.
     Setelah dilakukan pencairan diduga tidak dibayarkan langsung kepada penerbit buku yaitu PT TS dan PT A. Pembayaran  kepada PT TS dan PT A diduga memakai dana Bos  yang diminta kepada kepala sekolah  SD dan SMP.
     Menurut Asintel, dalam kasus dugaan korupsi tersebut perbuatan para tersangka dikenakan dengan pasal  2 ayat 1 atau pasal 3 Undang Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah dengan  UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal  55 ayat 1 jo pasal 56 ayat 1 KUHP.
     ”Dalam penanganan kasus ini tim jaksa penyidik Kejari Tebing Tinggi telah memanggil dan memeriksa sejumlah pihak terkait,” kata Dwi Setyo.