Kapolda Jatim Irjen Nico : Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Judi Online

Minggu, 21 Agustus 2022 | 20:24 WIB

Surabaya, MPOL: Kapolda Jawa Timur, Irjen pol Nico Afinta mengemukakan, Polrestabes Surabaya menangkap sebanyak 7 orang pelaku terdiri atas pemain, pengepul hingga bos atau penanggung jawab perjudian online.

 

 

Irjen Nico Afinta menjelaskan, sindikat Judi online tersebut terbongkar setelah petugas mendapatkan laporan dari masyarakat. Awalnya, petugas dari Sat Reskrim Polrestabes Surabaya bergerak dan mengamankan seorang pelaku berinisial GJ (33) warga Surabaya.

 

 

Selanjutnya, personil Polisi melakukan pengembangan terhadap para player lain, anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, mengamankan pelaku yaitu, FG (33) mereka merupakan warga Surabaya, yang diringkus di Jalan Kenjeran Surabaya.

 

 

Untuk diketahui sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal, pada Sabtu (20/8/2022), kepada awak media memaparkan, bahwa berdasarkan penyelidikan terhadap kedua pemain itu, ditemukan bahwa dua pemain itu menyetorkan uang judi online kepada seseorang berinisial BH (34) warga Surabaya. Kemudian pelaku diamankan oleh anggota Jatanras Polrestabes Surabaya.

 

 

“Terhadap pelaku BH, didapati lagi informasi bahwa pengepul dari hasil judi online tersebut, adalah tiga orang pelaku warga Surabaya diantaranya, HGP (40), BKT (23), dan TDKT (30),” ungkap AKBP Mirzal.

 

 

AKBP Mirzal menyebutkan, setelah dilakukan pengembangan, akhirnya Polisi berhasil mengamankan pelaku HGP di daerah Krembangan Surabaya, serta BKT dan TDK diamankan di daerah Pakuwon Surabaya.

 

 

“Dari persesuaian keterangan masing-masing pelaku, ditemukan fakta bahwa terdapat dua orang yang sangat berperan dalam sindikat judi online yaitu, BSG alias Louis yang berperan sebagai koordinator seluruh omzet perjudian dan TS sebagai big bos atau penanggung jawab seluruh kegiatan perjudian online di wilayah Jawa Timur tersebut,” kata AKBP Mirzal.

 

 

Hasil pemeriksaan tersebut, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya, melakukan penggeledahan di dua tempat lokasi berbeda yang diduga digunakan pelaku sebagai markas atau basecamp sindikat yaitu, di daerah Sukomanunggal Kalijudan, dan Mulyorejo Surabaya.

 

 

Selain mengamankan tujuh pelaku, Polisi juga menyita barang bukti berupa satu handphone merk Iphone 13 Promax, tiga buah ATM BCA, tiga buah handphone, 24 komputer, lima handphone merk Itel, satu buku tabungan, satu key BCA, Satu handphone merk iphone 11 promax, satu buah CPU, satu monitor Asus dan satu monitor merk Acer,” sebutnya.

 

 

Atas perbuatannya ketujuh pelaku dijerat dengan Pasal 303 ayat (1) ke-1e, 2e ayat (3) Subsidair Pasal 303 bis ayat (1) ke 1 KUH Pidana jo Pasal 1, Pasal 2 UU RI Nomor 7 tahun 1974 tentang penertiban perjudian.***