Hitungan Jam, Pembunuh Karyawan HKI Ditangkap di Medan

Senin, 28 November 2022 | 21:36 WIB

Langkat, MPOL : Hanya hitungan jam saja, polisi berhasil meringkus pembunuh karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Iken Purpendi. Keberadaan pelaku Indra Maheda Harahap alias Iin terendus tim gabungan Satreskrim Polres Langkat dan Polsek Stabat.

Menurut informasi, pelaku ditangkap di daerah Kota Medan sekira pukul 20.30 WIB.

Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok ketika dikonfirmasi membenarkan pelaku sudah ditangkap.

“Iya benar (ditangkap) di daerah Marelan, Medan. Pengungkapan sebelum 24 jam,” kata Danu Pamungkas, Senin (28/11/2022) malam.

Sebelumnya, diduga cemburu buta, seorang pria nekat menganiaya berujung tewasnya Iken Purpendi (42) warga Jalan Ahmad Yani Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Diketahui pelakunya adalah Indra Maheda Harahap alias Iin (37) warga Gang Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, menghabisi nyawa korban yang merupakan pacar mantan istrinya.

Informasi yang diperoleh di kepolisian, aksi pembunuhan itu terjadi di rumah saksi Eka Maulina (33) di Jalan Ahmad Yani Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (28/11/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Awalnya, korban karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) datang ke rumah saksi Eka Maulina dan duduk di dalam rumahnya. Lalu, pelaku datang ke rumah mantan istrinya itu untuk mengambil anaknya. Entah bagaimana, pelaku dan korban bertengkar hingga berkelahi. Kemudian pelaku mengambil pisau dari dalam tas yang dibawa pelaku. Selanjutnya, pelaku menikam bagian belakang punggung korban hingga tewas di tempat.

Kasatreskrim Polres Langkat, Iptu Luis Beltran ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama Polsek Stabat sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

“Pelaku ini mantan suami saksi Eka Maulina. Diduga cemburu, pelaku bertengkar dengan korban yang saat itu berada di dalam rumah saksi hingga korban ditusuk pelaku menggunakan pisau,” kata Luis.

Dari keterangan saksi-saksi, sambung Luis, setelah korban roboh ditikam, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Sementara jasad korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan autopsi.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sebuah gagang parang terbuat dari kayu dan sehelai baju kerja HKI lengan panjang warna biru tua.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Mohon doanya semoga pelaku cepat ditangkap,” pungkasnya. *