GPA Sumut Desak Kapolri Ungkap Aktor Penikaman Syekh Al Jaber

Selasa, 15 September 2020 | 15:40 WIB
Medan MPOL : Untuk meredam rasa amarah umat muslim di Indonesia, Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumut mendesak Kapolri segera mengungkap aktor intelektual penikaman pendakwah Sekaligus Ulama Hafidz Quran Syekh Moh Ali Jaber yang terjadi di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Minggu (13/9) sore.
     Ketua PW Gerakan Pemuda Alwashliyah Sumut Zulham Efendi Siregar yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/9/2020) mengaku merasa geram atas perbuatan tersebut dan sebagai organisasi kepemudaan Islam kita sangat mengutuk keras hal tersebut, “ucapnya.
     Menurut Tokoh Pemuda Islam ini, tindakan itu sangat biadab, untuk itu kita meminta kepada Kapolri  agar segera mengusut aktor intelektual dalam kasus tersebut, karena kita menduga, OTK tersebut diduga disuruh oknum yang tidak bertanggungjawab,”pungkasnya geram.
     Zulham meminta Kepolisian dan pihak keamanan memberikan perlindungan kepada seluruh Ulama, tokoh lintas agama, ustadz dan para da’i di Indonesia dalam mencegah perbuatan perbuatan melanggar hukum seperti penghinaan, penghadangan, intimidasi, persekusi dan kekerasan  para tokoh agama-agama lainnya di Indonesia,” jelasnya.
     Tokoh pemuda islam ini juga mengajak seluruh umat muslim untuk bisa menahan diri dan jangan mudah terprovokasi. Mari kita serahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusutnya. Dan diakhir pernyataannya Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumut mendesak Kapolri untuk segera mengungkap aktor intelektualnya dalam tempo 1×24 Jam.
    Sebelumnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Di mana Syekh Ali yang kala itu sedang mengisi kajian Minggu dan Wisuda Tahfiz Quran di tiba-tiba saja didatangi seorang pria kurus berbaju biru di atas panggung. Yang seketika itu juga langsung menghempaskan senjata tajam ke arah perut Syekh Ali.
     Syekh Ali sempat menghindarinya. Namun tusukan itu tetap mengenai salah satu lengannya. Akibatnya, Syekh Ali mengalami luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan. Pria yang menikam ustadz tersebut tertangkap oleh para peserta kajian  yang ada di dalam masjid tersebut, yang langsung membawa pelaku ke kepolisian.