Gelisah Dicari-cari Polisi, 3 Oknum OKP Pelaku Penganiayaan Menyerahkan Diri

Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:54 WIB

Langkat, MPOL : Diduga gelisah dan tak tenang dicari-cari polisi, tiga pria anggota salah satu organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) menyerahkan diri ke Polres Langkat. Ketiganya terbukti melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap tiga korbannya yang juga dari anggota OKP berseberangan saat terjadi keributan di sebuah warung di Dusun II, Kec. Kutambaru, Kab. Langkat, Rabu (13/7/2022) sekira pukul 12.00 WIB.

Ketiga pelaku yakni, Amin Nurdin Brahmana (35) warga Dusun Namukumbahang, Kel. Tanjung Langkat, Kec. Salapian, Edi Putra Bangun alias Betmen (33) warga Dusun III, Kel. Tanjung Langkat, Kec. Salapian dan Dona Ramadanta Ginting (31) warga Dusun Namukumbahang, Desa Naman Jahe, Kec. Salapian, Langkat.

Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas Totok melalui Kasat Reskrim Iptu Luis Beltran mengatakan, ketiga pelaku menyerahkan diri pada Selasa (16/8/2022) sekira pukul 20.00 WIB. Mereka melakukan penganiayaan tehadap tiga korbannya yakni, Jumpa Barus (33), Hendra Ginting (35) dan Siwel Ginting (35). Ketiganya merupakan warga Pasar II Desa Padang Cermin, Kec. Selesai, Kab. Langkat.

“Awalnya terjadi percekcokan antara korban dan para pelaku di sebuah warung. Kemudian situasi memanas, terjadilah penganiayaan, pembacokan dan penembakan menggunakan senapan angin terhadap korban,” kata Luis Beltran kepada Medan Pos, Rabu (17/8/2022) malam.

Luis menjelaskan, akibat penganiayaan itu korban Jumpa Barus mengalami luka robek di bagian kepala atas dan bengkak di bagian kening. Kemudian korban Hendra Ginting mengalami luka robek di kening sebelah kiri dan kaki sebelah kanan luka bolong ditembak pelaku menggunakan senapan angin. Sementara korban Siwel Ginting mengalami luka tusuk pada bagian kepala sebelah kiri, dada memar serta terasa sesak nafas dan luka robek di bagian siku tangan kiri dengan tujuh jahitan.

Selanjutnya, ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Delia, Kecamatan Selesai, untuk mendapatkan perawatan intensif. Beruntung, nyawa ketiga korban dapat ditolong.

“Sebelumnya kita lakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku. Namun, ketiga pelaku didampingi kuasa hukumnya menyerahkan diri ke Polres Langkat,” ujarnya.

Mantan Kanit Tipidkor Satreskrim Polrestabes Medan ini menambahkan, terhadap ketiga pelaku dipersangkakan Pasal 170 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. *