Ungkap Kasus Pembunuhan Driver Ojol

Eva Yani Sebar Foto Oknum Diduga Pembunuh Adiknya

Jumat, 18 September 2020 | 22:54 WIB

Medan Mpol

Eva Yani (48), kakak dari almarhumah Fitri Yanti (44) driver ojol yang tewas mengenaskan di kawasan semaksemak di Tembung mengharap polisi segera menangkap pelaku pembunuhan adiknya.

Eva, warga Pantai Labu ini meyakini kalau adiknya dibunuh suami sirinya FP, yang kerap mengancam akan membunuh wanita malang itu jika mencoba menggugat cerai darinya.

Pengharapan itu disampaikan Eva Yani di kantor Kampung Pemuda Pancasila (KPP) Dusun Manunggal Amplas, disela-sela kegiatan memberikan bantuan material untuk renovasi warga yang terkena musibah putting beliung pekan lalu.

Sambil menyebarkan foto mantan suami adiknya itu, Eva Yani meminta KPP, yang diketuai Yogi dan Sekretaris William, untuk membantu mencari dan melaporkan jika menemukan oknum FP, yang dibakarkan sudah melarikan diri keluar kota.

Eva meyakini, kematian adiknya terkait ancaman cerai yang diajukan adiknya ke oknum FP karena sudah tidak tahan menanggung beban hidup FP yang suka bermalas-malasan kerja.

“Saya sudah pernah bilang, apa yang kau harapkan dari laki-laki seperti itu, tapi adik saya ketakutan, bahkan dia bilang nyawanya terancam,”

Bahkan, Fitri, adik saya itu, bulak bulik telepon saya, takut dibunuh mantan suaminya itu. Trus, dia bilang, kalau saya nanti mati, pembunuhnya tidak lain dia itu,” tutur Eva menirukan ucapan Fitri Yanti, warga Jalan Bromoitu.

Karena itu, Eva juga memohon kepada Bendahara KOTI PP Medan Guntur Syahputra ikut membantu menyebar luas poto oknum FP.

“Sedih bang, bagaimana tidak, ketika melihat adikku yang cantik, mati dalam keadaan mengerikan gitu, saya berharap polisi segera menangkap oknum pelaku yang dinilai pencemburu tetapi pengangguran itu,” isaknya.

Adik saya, selalu disiksa, minta pisah pun ga dikasih, siapa yang tega melihat keadaannya begitu,” ujar Eva, yang mengaku tidak akan berhneti menyebar luas poto pembunuh adiknya jika belum juga tertangkap.

“Kakak tenang saja, pulang aja dulu, kami pun sedang mencari keberaan pelaku, kalau dapat informasi pasti kami kabari,” ujar Guntur. (bp)