Dua Residivis Narkoba Merampok di Medan, Satu Terkapar Ditembak

Selasa, 4 Januari 2022 | 10:07 WIB

Medan, MPOL : Petugas Subnit Jatanras Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap 2 dari 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (perampok) yang beraksi di Flyover Brayan, Jl. Cemara, Kel. Pulo Brayan Darat II, Kec. Medan Timur. Dalam penangkapan itu, seorang pelaku terkapar ditembak karena mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni, M. Rasid Ridho (29) warga Kel. Pulo Brayan Bengkel, Kec. Medan Timur dan Ilham (26) warga Jl. Purwosari Gg. Buntu II No. 54, Kec. Medan Timur.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Dr. Muhammad Firdaus mengatakan, saat itu korban M. Irozi Arlifardhan Siregar dan Farel Maulana dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 2260 AFJ melintas di flyover Brayan, Jl. Cemara pada Senin (6/12/2021) lalu sekira pukul 21.00 WIB. Tiba-tiba saja tersangka Ridho dan kawan-kawan menuduh korban karena mata tersangka terkena abu rokok korban, sehingga pada saat itu tersangka meminta pertanggungjawaban.

Selanjutnya, para tersangka mengambil 2 unit hp milik korban sembari menodongkan pisau ke arah korban. Lalu, para tersangka pun pergi meninggalkan korban. Akibat kejadian tersebut korban membuat laporan ke Polrestabes Medan dengan bukti laporan polisi nomor: STTLP/ 2766/ XII/b2021/SPKT Polrestabes Medan/ Polda Sumut, tanggal 18 Desember 2021.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Alhasil, seorang tersangka bernama Ridho ditangkap saat berada di Jl. Pematang Pasir, Kec. Medan Deli, Jumat (31/12/2021) sekira pukul 01.00 WIB.

“Saat diinterogasi, tersangka mengaku beraksi bersama 2 temannya, Ilham dan Panus,” kata Kompol Dr. Muhammad Firdaus kepada wartawan, Selasa (4/1/2022) pagi.

Firdaus menjelaskan, petugas kemudian bergerak menuju rumah tersangka Ilham dan berhasil menangkapnya serta mengamankan barang bukti sepeda motor Mio M3 BK 6206 AGZ yang digunakan pada saat melakukan kejahatan.

“Pada saat pengembangan untuk mencari tersangka Panus (DPO), tersangka Ridho melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Anggota sempat memberikan tembakan peringatan, namun tak dihiraukan tersangka. Kemudian kita beri tindakan tegas terukur yang mengenai kaki tersangka,” ungkapnya.

Setelah terkapar, tersangka dibawa petugas ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pengobatan. Selanjutnya tersangka diboyong ke Polrestabes Medan guna penyidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku merupakan residivis kasus narkoba. Dari pengakuannya, tersangka Ridho mendapat bagian dari penjualan hp korban sebesar Rp. 350.000. Sementara tersangka Ilham mendapat bagian Rp. 330.000,” terangnya, sembari menambahkan uang tersebut digunakan kedua tersangka untuk pesta narkoba. *