Dituduh Minta Uang, Kanit Reskrim Polsek Percut Dipropamkan Selegram

Senin, 4 Juli 2022 | 15:22 WIB
Medan, MPOL: Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang, dilaporkan ke Bid Propam Polda Sumut, Senin (4/7).
Perwira pertama (Pama) itu dilaporkan  diduga meminta uang kepada seorang selebgram bernama Dinda Yuliana, terlapor kasus arisan online.
Laporan ke Bid Propam Polda Sumut itu dilayangkan Dinda Yuliana didampingi pengacaranya Joko Pranata Situmeang SH MH.
“Kita melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Bambang dan penyidik karena tidak profesional menjalankan tugasnya diduga meminta uang ke klien saya bernama Dinda dengan  sebesar Rp10 juta,” kata kuasa hukum, Joko Pranata Situmeang.
Menurutnya, oknum penyidik itu pun diduga mematok uang sebesar Rp10 juta agar perkaranya dapat diselesaikan dan tidak berlanjut hingga ke penyidikan.
Karena tidak dapat memberikan uang Rp.10 juta sesuai permintaan oknum Kanit Reskrim, tambah Joko, maka kasusnya dilanjutkan ke pengadilan.
Joko mengungkapkan, pada Januari 2022 silam, Iptu Bambang pernah mengajaknya bertemu di Kafe Kenzo di seputaran Jalan Pancing, Medan. Oknum perwira itu meminta Dinda segera menyiapkan uang agar kasus yang dilaporkan oleh Cici itu tidak dilanjutkan ke penyidikan.
“Namun klien saya beralasan sedang tidak punya uang dan bilang di WA, cuma punya uang Rp3 juta. Namun dijawab Kanit lengkapi saja (Rp10 juta),” ungkapnya.
Penolakan itu ternyata berbuntut. Joko menerangkan selang beberapa bulan kemudian datang surat panggilan pemeriksaan terhadap Dinda dan ditetapkan sebagai tersangka.
“Karena itu, kita melaporkan Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan dan penyidik ke Propam Polda Sumut,” terangnya seraya berharap Propam Polda Sumut segera menindaklanjuti pengaduan tersebut.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang, saat dikonfirmasi wartawan membantah telah memeras selebgram yang dilaporkan atas kasus arisan online.
“Tidak benar itu. Kasusnya lanjut dan tengah diteliti jaksa,” pungkasnya.***