Ditetapkan Tersangka Pengrusakan, Wali Kota Subulussalam Dimintai Coret Alimsah Dari Calon Mukim di Longkib

Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:21 WIB

Medan, MPOL:  Dengan status tersangka kasus pengrusakan, para tokoh pemuda dan masyarakat mendesak Wali Kota Subulussalam Affan Alfian Bintang segera membuat kebijakan untuk membatalkan Alimsah sebagai calon Mukim di Kec Longkib, Kota Subulussalam, Aceh.

 

 

“Berdasarkan informasi dan surat yang kami terima, bahwa penyidik Satreskrim Polres Subulussalam sudah menetapkan Alimsah sebagai tersangka, berdasarkan LP Nomor : LP/B/52/2022 Satreskrim, tanggal 13 Juni 2022,” ujar perwakilan tokoh pemuda Kecamatan Longkib, Mirza (38), Jumat (12/8).

 

 

“Kami gak mau dipimpin sama orang yang bermasalah dengan hukum,” tegasnya lagi.

 

 

Mirza melanjutkan, perwakilan tokoh pemuda dan masyarakat sudah membuat petisi dan mengumpulkan ratusan tandatangan penolakan.

 

“Surat petisi tersebut sudah kami masukkan ke Polres, Wali Kota dan panitia pemilihan Mukim. Kami tunggu surat keputusan pencoretan Alimsah tersebut,” jelasnya.

 

 

Tokoh masyarakat lainnya, Sabirin meminta hal yang sama. “Coret Alimsah dari pencalonan, karena bermasalah dengan hukum dan statusnya tersangka dalam perkara pengrusakan,” tegasnya.

 

 

Ia menjelaskan, salah satu syarat pencalonan Mukim Kecamatan Longkib adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

 

 

Memang Polres Subulussalam sempat mengeluarkan SKCK berdasarkan permohonan yang diajukan Alimsah, dan dikeluarkan pada 20 Juli 2022. Namun, SKCK yang sempat diterbitkan, sudah dibatalkan kembali pada 10 Agustus 2022.

 

 

“Jadi kami minta dibatalkan, karena selain bermasalah hukum, syarat SKCK juga tidak memenuhi,” ujar Sabirin.

 

 

Data yang diperoleh, Polres Subulussalam, Polda Aceh sudah membatalkan SKCK yang sempat diterbitkan. Pembatalan tersebut tertuang dalam surat nomor : B/YMN-07/VIII/YAN.2.4/2022 IK tanggal 10 Agustus 2022.

 

 

Dalam surat atas nama Kapolres yang ditandatangani Kasat Intelkam Iptu Deni Albar, disebutkan dalam angka tiga poin C bahwa SKCK yang dikeluarkan Sat Intelkam Polres Subulussalam dinyatakan tidak berlaku.

 

 

“Pada saat ngajukan permohonan Alimsah belum tersangka, dan kini sudah berstatus tersangka, dan SKCK sudah dibatalkan,” tertulis dalam surat tersebut.***