Dalam Tempo Singkat, Polres Langkat Ungkap Tiga Kasus Pembunuhan Periode November

Rabu, 30 November 2022 | 10:12 WIB

Langkat, MPOL : Peridode November 2022, Polres Langkat sudah menangani tiga laporan polisi tentang kasus pembunuhan yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dalam tiga kasus tersebut, polisi berhasil mengungkap dan meringkus para pelakunya dalam tempo singkat.

Dari rangkuman Medan Pos Online, adapun kasus pembunuhan pertama yakni perkara penganiayaan berujung maut menyebabkan anak di bawah umur tewas. Pembunuhan itu terjadi di pinggir sungai Jalan Mesjid Dusun VI, Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Langkat, Kamis (10/11/2022).

Dari kasus ini, pelaku pembunuhan diketahui bernama Sopian alias Adek (32) warga Jalan Mesjid Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Langkat. Pelaku ditangkap pada Sabtu (12/11/2022) setelah menghabisi nyawa korban Yogi Ardian (17) warga Dusun I Parit Pompa, Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang.

Adapun motifnya karena pelaku mengira bahwa korban telah mengambil uang milik pelaku. Karena diduga sudah tersulut emosi, pelaku menghampiri korban untuk memeriksa isi jaketnya.

“Jadi pelaku mengira korban membawa uang di jaketnya. Akan tetapi setelah dicek ternyata cuma roti. Di situlah pelaku memukuli korban dan menjerat leher korban menggunakan jaket korban,” kata Luis Beltran kepada Medan Pos, Senin (14/11/2022) lalu.

Setelah menghabisi nyawa korban, sambung Luis, pelaku kemudian mengambil Hp Vivo milik korban lalu membuang jasad korban di pinggir sungai.

Pelaku dijerat polisi Pasal 365 ayat 4 subsider 338, ancaman hukuman 10 tahun.

Kedua, kasus pembunuhan yang menewaskan mandor kebun PT Rapala, Reno (49) warga Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan, Langkat, Jumat (25/11/2022) sekira pukul 06.30 WIB.

Pelaku pembunuhan terhadap mandor kebun PT. Rapala di Kabupaten Langkat itu pun langsung diringkus polisi. Pelaku Tuahta (19) warga Dusun Sei Gelugur, Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, dibekuk petugas tak sampai 1×24 jam.

Kala itu, korban ditemukan tewas setelah pintu kamar mess PT Rapala tempat tinggal korban didobrak saksi pekerja kebun di sana. Saksi awalnya memanggil dan mengetuk berkali-kali pintu kamar korban, namun tidak ada jawaban.

Setelah pintu didobrak, terlihat korban sudah tergeletak dengan posisi telungkup dan berlumuran darah. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan warga ke pihak desa setempat dan diteruskan ke Polsek Padang Tualang.

Polisi memaparkan kasus pembunuhan terhadap karyawan PT HKI. (Foto: Ardi).

Satreskrim Polres Langkat yang melakukan penyelidikan berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan. Pelaku Tuahta akhirnya dibekuk dari sebuah rumah di Desa Jatisari, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Sabtu (26/11/2022) sekira pukul 03.00 WIB.

“Adapun motif pelaku membunuh korban karena mau merampok uang gajian milik buruh-buruh perkebunan dari tangan korban. Selain itu, hp korban turut diambil pelaku,” kata Kasatreskrim Polres Langkat, Iptu Luis Beltran, Minggu (27/11/2022) sore

Ketiga, kasus pembunuhan terhadap karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Iken Purpendi (49). Korban tewas setelah punggungnya ditusuk pelaku Indra Maheda Harahap alias Iin (37). Peristiwa ini terjadi di rumah saksi Eka Maulina (33) Jalan Ahmad Yani Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (28/11/2022) sekira pukul 10.00.

Diketahui, pemicu ataupun motif pembunuhan ini lantaran pelaku tidak terima dengan perkataan korban dan cemburu karena korban berpacaran dengan mantan istri pelaku.

“Motif awalnya pelaku merasa cemburu, kemudian tidak terima dengan perkataan korban,” kata Kapolres Langkat, AKBP Danu Pamungkas didampingi Kasatreskrim Iptu Luis Beltran di Mapolres Langkat, Selasa (29/11/2022).

Dari sana terjadi percekcokan saling menantang hingga terjadilah perkelahian, di mana pelaku mengambil pisau yang ada di dalam tasnya yang disimpan di rumah saksi. Sementara korban mengambil kayu yang ada di sekitar rumah tersebut.

“Kemudian pelaku dengan cara melompat menusuk punggung korban hingga mengalami luka sedalam 18 cm. Korban pun terjatuh dan meninggal di tempat,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Langkat, Iptu Luis Beltran menambahkan saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan hingga bergumul dengan petugas di pinggir jalan Pasar V Marelan, Senin (28/11/2022) sekira pukul 20.30 WIB.

“Pelaku melawan, petugas dan pelaku sempat bergumul dan guling-gulingan di jalan. Akhirnya bisa kita amankan dan langsung kita boyong ke Mapolres Langkat,” ujarnya.

Terhadap pelaku, polisi menjerat Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. *