Cabjari Labuhan Deli Gelar Penyelesaian Perkara Berdasarkan Restorative Justice

Rabu, 24 November 2021 | 15:57 WIB

Labuhan, MPOL-Cabang Kejaksaan Negeri Deli Serdang di Labuhan Deli, Rabu (24/11/2021) melaksanakan penyelesaian perkara berdasarkan
Restorative Justice/Keadilan Restoratif.

Cabjari Labuhan Deli, Anggara Suryanegara didampingi Kasubsie Pidum/Pidsus Putra Siregar melaksanakan penyelesaian perkara berdasarkan restorative justice, bertempat di aula Cabjari Deli Serdang di Labuhan Deli.

Anggara menyatakan, penyelesaian perkara melalui Restorative Justice berdasarkan peraturan Jaksa Agung RI No. 15 Tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan Keadilan Restorative.

Cabjari itu menambahkan, bahwa Restorative Justice berlaku bagi mereka yang baru pertama kali melakukan tindak pidana dan bukan resedivis .

Jalannya penghentian penuntutan perkara berdasarkan ketentuan terhadap Aslian bin Wagino ini sudah memenuhi ketentuan dalam Peraturan Kejaksaan Agung nomor 15 tahun 2020. Artinya, tersangka baru pertama kali melakukan perbuatannya dan ancaman pidananya Pasal 480 KHUPidana ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara. Selain itu, nilai ekonomi kerugian korban di bawah Rp. 2,5 juta.

” Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana diluar persidangan, dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula,” ujar Anggara.

Setelah kami mendapatkan persetujuan penghentian perkara dari Kepala Kejaksaan Tinggi, maka kami telah mengeluarkan penetapan kebijakan Restoratif Justice, dengan mengundang langsung kedua belah pihak untuk menerima penetapan tersebut, jelasnya.

Sementara itu, Aslian selaku penadah mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulang kembali perbuatannya “Saya berterima kasih kepada Cabjari Labuhandeli yang telah menghentikan perkara ini. Saya sangat berterima kasih juga dengan korban yang telah memaafkan saya,” sebut Aslan.

Hal senada juga dikatakan korban, Sertu Ginting. Ia sudah mengiklaskan dan memafakan atas perbuatan yang dilakukan Aslian. “Saya mendukung pengehentian tuntutan perkara ini secara restorative justice. Saya juga mengucapkan terima kasih dengan Cabjari Labuhandeli,” pungkasnya.(Top)