Bongkar Kamar Kos Garap 2 Motor dan Laptop, Satu dari Dua Pelaku Dibekuk Polisi

Senin, 23 Januari 2023 | 21:54 WIB

Medan, MPOL : Petugas Unit Reskrim Polsek Delitua meringkus satu dari dua pelaku pencurian dengan modus bongkar kamar kos di Jalan Karya Budi No. 57-FK, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Pelaku yang berhasil dibekuk polisi yakni HS (41) warga Komplek Perumahan No.18, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma mengatakan, pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari seorang mahasiswi, Dwina Pratiwi Harahap (24). Dalam laporannya, kamar kos korban dibongkar kawanan maling dan diketahui, Jumat (30/12/2022) lalu sekira pukul 11.00 WIB.

Akibat dari kejadian itu, korban kehilangan dua unit sepeda motor Honda Vario masing-masing bernomor plat BK-5461-ZAH dan BK-3763-ZAF. Kerugian yang dialami korban mencapai Rp 27 juta.

“Awalnya kita menerima laporan bahwa kamar kos korban dibongkar pencuri. Korban mengalami kerugian dua unit motor dan satu unit laptop merk Acer yang dicuri kawanan maling,” kata Dedy Dharma didampingi Kanit Reskrim AKP Irwanta Sembiring kepada Medan Pos, Senin (23/1/2022) malam.

Dedy menjelaskan, begitu menerima laporan korban, ia memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi menduga pelaku yang membongkar kamar kos dan mencuri motor korban berinisial HS.

“Setelah kita selidiki dan didapati informasi bahwa pelaku sedang berada di Jalan Tanjung, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (17/1/2023). Akhirnya, pelaku kita amankan sekira pukul 18.30 WIB,” ungkapnya.

Saat HS diinterogasi, sambung Dedy, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut bersama dengan temannya berinisial R warga Jalan Sei Kera Gang Gilingan Padi, Kecamatan Medan Perjuangan. Kemudian pelaku menjual hasil curian kepada seseorang berinisial O di Jalan Datuk Kabu Gang Tomo Karto, Desa Hutan, Kecamatan Percut Sei Tuan. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan ke TKP yang dimaksud, namun tersangka masih belum ditemukan diduga telah melarikan diri.

“Sampai saat kita masih melakukan pencarian dan melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka yang masih buron,” tegasnya.

Dari pelaku HS, polisi mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam list merah BK 4550 AIS, sebuah celana panjang merk Wrangler, sebuah linggis dan sepasang sepatu. Kesemua barang bukti yang diamankan itu merupakan alat yang dipakai pelaku saat menjalankan aksinya.

Dalam kasus ini, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. *