Bikin Resah, Polisi Ultimatum Puluhan Pelajar Ikut Tawuran, Satu Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 26 November 2022 | 19:03 WIB

Medan, MPOL : Puluhan pelajar dari berbagai sekolah yang viral di media sosial (medsos) terlibat tawuran di Underpass Titi Kuning, Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat (25/11/2022), diamankan Polsek Delitua. Mereka yang diamankan berjumlah 26 orang berikut belasan sepeda motor dan barang bukti senjata tajam.

Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda melalui Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma mengatakan, mulanya sekira pukul 10.00 WIB pihaknya mendapat informasi ada beberapa pelajar sedang berkelahi di Jalan STM. Saat polisi datang, puluhan pelajar itu melarikan diri, sehingga hanya tiga pelajar yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Delitua.

“Sekira pukul 13.30 WIB, kami mendapatkan informasi lagi bahwasanya akan terjadi perkelahian antar pelajar, diawali dari tiga pelajar yang kita amankan. Dilihat dari hp pelajar tadi ada janjian (tawuran) mereka,” kata Dedy Dharma, Sabtu (26/11/2022) sore.

Dedy menjelaskan, setelah itu pihaknya memploting personil untuk menjaga di beberapa titik di Jalan AH Nasution dan Jalan STM. Ternyata, sekira pukul 13.45 WIB, pihaknya melihat segerombolan pelajar mengendarai sepeda motor mengarah ke Jalan Ngumban Surbakti, ke Jalan Jamin Ginting menuju Underpass Titi Kuning.

“Saat itu ketemu dengan beberapa pelajar lainnya. Kemudian kami lakukan pengejaran dan upaya untuk mencegah kami lakukan penangkapan. Ketika di underpass mereka melarikan diri ke arah Jalan Jamin Ginting. Tepat di depan sekolah Primbana kami berhasil amankan beberapa pelajar lainnya,” ungkapnya.

Setelah dikumpulkan, total pelajar yang diamankan polisi berjumlah 26 pelajar berikut 12 sepeda motor yang dikemudikan para pelajar saat tawuran. Di antara puluhan pelajar yang diamankan, ada satu yang ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam jenis parang panjang.

“Akan kita proses terhadap pelajar yang membawa senjata tajam,” tegasnya.

Puluhan pelajar didampingi orang tua mereka dan para guru saat mendengar nasihat dari Kapolsek Delitua, Kompol Dedy Dharma. (Foto: Ardi).

Dedy menyebut, ke 26 pelajar yang diamankan itu berasal dari berbagai sekolah. Ia merinci, delapan dari Al Washliyah IV, empat dari SMK Multi Karya, dua dari SMK Al Washliyah 24, tiga dari SMKN 2, dua dari SMK Tri Karya, dua dari SMK Muhammadiyah dan dua dari SMK Istiqlal.

Kemudian, SMK YPK, Dwi Warna dan SMKN 3 masing-masing satu orang.

“Yang melakukan tindak pidana membawa sajam itu kami proses. Sisanya akan dilakukan pembinaan. Tadi hadir guru-guru dan para orang tua mereka di Polsek,” sebutnya.

Dedy juga mengultimatum puluhan pelajar yang diamankan untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama.

“Kita ultimatum untuk tidak melakukan perbuatan yang sama karena merugikan diri sendiri dan orang lain. Perbuatan mereka sangat meresahkan. Mereka sudah buat surat pernyataan, apabila mengulanginya lagi akan kita tindak tegas dan proses,” tegasnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Langkat ini juga menghimbau kepada para pelajar untuk tidak tawuran. Karena pelajar merupakan generasi penerus bangsa dan hindari perbuatan-perbuatan yang melanggar ketentuan pidana.

“Sehingga nantinya akan menjadi orang-orang yang berguna dan bermanfaat dengan cara belajar, menuntut ilmu serta menjadi kebanggaan orang tua,” pungkasnya.*