Berkas Perkara Penganiayaan Riski Pandiangan Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Samosir, MPOL : Berkas perkara penganiayaan dengan korban Riski Pandiangan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Pangunguran. Penyataan itu disampaikan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon melalui Kasubbag Humas Aiptu Awaluddin.

“Berkasnya akan dipelajari sama jaksa, bagaimana statusnya, lengkap atau tidak itu nanti urusan kejaksaan. Hari ini diupayakan dikirim berkasnya,” kata Awaluddin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (19/10/2021).

Penuturan orangtua korban, Rosta Rossa Br Tamba (47) aksi penganiayaan itu terjadi pada tanggal 20 September 2021 di Desa Sijambur Ronggur Nihuta.

“Anak saya memberitahukan bahwa abangnya Riski dianiaya sama Arjon Jasiha Tamba sampai babak belur dan sudah dilarikan kerumah sakit Drs. Hadrianus Pangururan dan saya pun langsung menuju rumah sakit,” kata ibu korban.

Sesampai di rumah sakit, katanya, anaknya itu sudah berada di ruang ICU untuk mendapat pertolongan dari medis. Keluarga sangat terkejut atas kejadian yang menimpa anaknya itu.

“Pelaku selama ini pura-pura gila, padahal tidak. Pokoknya tidak ngertilah sifatnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, selama ini hubungan keluarganya baik-baik saja dan tidak ada perselisihan dengan pelaku. Tapi pelaku tega menganiaya anaknya hingga dirawat di ruang ICU RS Bina Kasih Medan selama 7 hari.

“Kondisi anak saya sekarang masih terbaring lemas di rumah karena bahunya masih sakit dan belum bisa berjalan bahkan untuk berbicara saja belum bisa,” akunya.

Ia dan keluarga berharap kepada Kapolres Samosir supaya pelaku dihukum seberat-beratnya karena korban yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Palembang ini tidak ada masalah dengan pelaku.

“Saya berharap keadilan bagi anak saya yang masih butuh biaya perawatan,” tukasnya. *