107 Rekening Judi Online Diblokir, Poldasu Cekal Apin BK Diminta Segera Menyerahkan Diri

Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:34 WIB

Medan, MPOL: Polda Sumut mencekal Apin BK dan segera menerbitkan surat DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap bos perjudian online terbesar di Sumatera Utara tersebut.

 

Apin BK merupakan bos situs judi online di Komplek Perumahan Cemara Asri LEBAH4D, DEWAJUDI4D dan LARIS4D, yang mana lokasi perjudian berkedok kuliner Warna-Warni (WW) telah digerebek Poldasu yang langsung dipimpin Kapoldasu Irjen Pol.Drs.RZ Panca Putra Simanjuntak pada Senin (9/8) lalu.

Selain di Komplek Cemara Asri, Apin BK diketahui mengelola berbagai macam bentuk perjudian di Sumatera Utara.

 

“Pengelola situs judi onlie di Komplek Cemara Asri Bernama Apin BK kita minta untuk dicekal dan diterbitkan DPO,” kata Irjen Panca Putra saat konprensi pers pemusnahan berbagai macam peralatan perjudian di Mapoldasu, Selasa (16/8).

 

Didampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI A.Daniel Chardin, Kapoldasu Irjen RZ Panca Putra menegaskan, telah memerintahkan seluruh satuan jajaran Poldasu untuk menangkap Apin BK dkk.

 

Bahkan, Kapolda mengatakan, berbagai upaya maksimal akan dilakukan termasuk bekerja sama dengan pihak asing untuk memburu Apin, termasuk keluar negeripun Apin BK akan dicari.

 

“Apin BK telah mengelola sedikitnya 21 situs/webside judi onlie yang bermarkas di Komplek Cemara Asri. Dari 21 situs itu, Apin BK dapat memperoleh omzet hampir Rp.1 milyar setiap hari. Webside judi online yang diadopsi dari luar negeri telah dikordinasikan untuk ditutup,” jelas Panca.

 

Disebutkan, dari penggerebekan yang dilakukan di Gedung berlantai 3 Warna Warni Komplek Cemara Asri, telah disita puluhan unit laptop, computer, puluhan buku rekening dan ATM dan lain-lain.

 

“Bahkan, sebanyak 107 rekening terkait perjudian di Komplek Cemara Asri, Kel Medan Estarte, Kec Percut Sei Tuan, Kab Deli Serdang, sudah diblokir,” katanya menambahkan, segala permainan yang berkaitan dengan Apin BK telah ditindak.

 

Dipaparkan Panca bahwa hasil dari dua Minggu Polda Sumut telah mengungkap 60 kasus perjudian dengan 65 tersangka.

 

 

Kepada masyarakat Sumut, jenderal bintang dua itu menekankan agar tidak ada lagi yang bermain judi karena itu merupakan penyakit masyarakat yang menyebabkan masyarakat menjadi bodoh dan miskin.

 

Menurut informasi yang ddiperoleh, Apin BK alias Jhoni menjadi bendahara salah satu Ormas terbesar di Sumjut dan dia pernah menjadi pengurus Golkar Sumut sebagai wakil bendahara diawal periode 2020-2025. Namun, setelah dilakukannya pergantian pengurus, Apin tidak masuk lagi sebagai pengurus Golkar Sumut sejak tanggal 18 Juni 2022.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi meminta AP segera menyerahkan diri sebelum ditangkap paksa.

 

“Untuk lebih baiknya yang bersangkutan segera menyerahkan diri ke Polda Sumut,” kata Hadi Wahyudi.

 

DIGEREBEK

Sebelumnya, Polda Sumut menggerebek lokasi judi online di warung Warna-Warni Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan.

 

Berdasarkan pemeriksaan, lokasi judi ini mengelola 21 website judi online.

 

Dari penggerebekan ini polisi cuma memeriksa enam orang saksi pekerja kafe Warna-Warni, ketua RT dan satpam.

 

Sementara, untuk barang bukti polisi mengamankan 264 layar monitor, 151 CPU, 20 router, 24 laptop, 105 handphone (HP), 19 buku tabungan, 26 ATM, 560 kartu perdana dan 20 CCTV.

 

Polisi juga mengamankan foto kopi kartu keluarga, id pegawai para operator dan barang bukti lainnya termasuk ratusan rekening.

 

Penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumut sedang mendalami kasus ini.***