Photography Exhibition “Reaction”, Pamerkan Keberagaman Karya Fotografer Medan

Jumat, 8 Juli 2022 | 20:48 WIB

Medan, MPOL: Geliat fotografi di kota Medan semakin meningkat, pasalnya beberapa komunitas foto yang sempat vakum saat pandemi kembali aktif mengadakan event kembali.

Rabu (06/07) Sach Team berkolaborasi bersama komunitas mengadakan acara Photography Exhibition “Reaction”, bertempat di Rooster Koffie jln. Laksana, Medan Sunggal.

Mengambil tema Reaction, Sach team yang diwakili oleh Nita selaku ketua panitia, ia menuturkan kalau makna dari tema yang diambil adalah untuk menghargai proses dari sebuh foto, karena selama ini orang hanya melihat hasil tanpa mempedulikan proses.

“Reaction adalah hasil dari proses sebuah karya, agar fotografer lebih bisa menghargai apa terjadi di balik hasil yang bagus” ujarnya.

Acara yang memamerkan hasil karya 50 fotografer dan melibatkan beberapa komunitas di kota Medan ini, sukses mengundang banyak partisipan yang hadir melihat foto yang di pamerkan serta mengikuti coaching clinic dari narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Beragam foto dipamerkan, mulai dari Potret Beauty, Panorama Alam, Kebudayaan, Bencana dan lainnya. Nita juga mengaku terkejut dengan antusias peserta yang hadir. “Mungkin bisa dibilang di luar ekspektasi ya, karena pada awalnya itu yang submit sedikit ternyata banyak juga yang datang meskipun mereka gak submit tetapi tetap datang mensuport acara ini dengan ikut meramaikan”, tuturnya.

Zulfikar dari Bersoreria salah satu komunitas yang mendukung acara ini mengatakan, pameran yang digelar Sach Team ini sukses menyatukan para penghobi foto dari berbagai komunitas baik analog dan digital.

“Pameran ini sukses menyatukan penghobi analog dan digital, bisa saling belajar dan bertukar ilmu serta menjalin silahturahmi antar sesama fotografer di kota Medan” cetus pria berkacamata itu.

Vicky Siregar yang juga merupakan salah satu pemateri foto memberikan beberapa tips kepada para fotografer untuk terjun di media life style.

“Untuk menjadi seorang fotografer di majalah life style, kita harus benar-benar memahami dulu karakteristik objek yang kita foto. Biasanya saya melakukan wawancara mendalam dengan narasumber. Barulah kita bisa mengarahkan angle foto seperti apa yang akan dibuat”, ucap Vicky Siregar.

Seorang peserta yang hadir mengikuti Photography Exhibition juga senang atas terselenggaranya event tersebut. “Acaranya ini sangat bagus, karena disini kita bisa mengenal karya foto teman-teman lainnya dari berbagai genre fotografi. Terus juga para pematerinya sangat berkompeten dan mereka menyampaikannya dengan bahasa yang mudah dimengerti untuk diterapkan”, pungkas Aulia Sukrimal.

Ke depannya para penggiat foto yang hadir di acara pameran ini berharap, semakin banyak dan rutin acara seperti ini. Sebagai wadah untuk publikasi karya serta saling tukar wawasan sesama fotografer. **