Jahtanras Poldasu Tembak “Otak Pelaku”  Komplotan Becak Hantu

Senin, 22 November 2021 | 13:02 WIB
Medan, MPOL: Seorang “otak pelaku” komplotan becak hantu yang aksinya meresahkan masyarakat terpaksa dilumpuhkan tim Resmob Jahtanras Ditreskrimum Poldasu.
Tersangka Ronald Sinaga (31) tukang botot warga Jalan Elang II, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya karena berusaha melarikan diri.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan salah satu komplotan becak hantu yang ditangkap bernama Ronal Sinaga (31) tukang botot warga Jalan Elang II, Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai.
“Pelaku ditangkap personel Resmob Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut saat berada di rumahnya,” kata Hadi didampingi Kasubdit III/Jahtanras Kompol Revi Nurvelani, S.IK, Senin (22/11).
Hadi mengatakan, komplotan becak hantu merupakan pelaku kejahatan dengan mengendarai becak bermotor melakukan aksi pencurian sasaran rumah atau toko yang ditinggal penghuninya.
“Modusnya mencari barang bekas (botot) dengan mengendarai becak motor begitu melihat adanya rumah atau toko dalam keadaan kosong, lalu para pelaku yang setiap beraksi lebih dari satu orang itu langsung menyatroninya,” jelasnya.
Dari tangan kawanan becak hantu itu,  turut disita barang bukti becak yang digunakan melakukan aksi pencurian dan sepada motor Yamaha  Mio diduga hasil kejahatan.
Sementara itu, Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Poldasu Kompol Revi Nurvelani .S.IK menambahkan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus kejahatan “Becak Hantu”.
“Pengakuannya masih sekali. Tapi, kasus kejahatan Becak hantu sudah meresahkan masyarakat karena itu, kita yakini komplotan Ronald Sinaga sudah sering beraksi. Saat ini, kita masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya,” ujar Revi yang baru beberapa hari menjabat Kasubdit Jahtanras Poldasu itu.
Mantan Kapolsek Medan Kota itu menambahkan, pelaku Ronal Sinaga sudah ditahan di Subdit III Jatanras Polda Sumut untuk dimintai keterangan dan pengembangan.***