Sopir Dan Tukang Becak Warga Hutatoruan I Terima Bantuan Sembako

Selasa, 12 Mei 2020 | 15:58 WIB

Taput, MPOL: Sebanyak 38 orang sopir dan tukang becak warga Hutatoruan I Kecamatan Tarutung menerima bantuan Sembako Bupati Taput Drs. Nikson Nababan.

“Bantuan Sembako itu merupakan bantuan Bupati Nikson Nababan untuk warga Hutatoruan I terdampak Covid-19,” ujar Kepala Desa Hutatoruan I Ruben Tobing kepada wartawan, Selasa (12/5).

Hari ini juga sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) pada gelombang pertama akan mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos di  kantor pos Tarutung.

Ruben mengatakan, dari 550 KK warganya terpapar Covid-19, hanya 25% atau sebanyak 99 KK yang mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang anggarannya dari Dana Desa (DD).

Selebihnya sebanyak 45 KK mendapat PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kemudian sebanyak 240 KK mendapat bantuan non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Harus benar-benar terdata secara  akurat warga penerima BLT, DTKS dan BST. Agar jangan sampai double,” tegas Ruben.

VERIFIKASI ULANG

Ruben menjelaskan, DTKS perlu diverifikasi ulang supaya penerima bantuan tidak tumpang tindih.

Pada DTKS tahun 2014/2015 tidak ada pendataan lagi, padahal sudah ada warga yang meninggal.

Kemudian, pada saat pendataan DTKS 2014/2015 belum ada warga yang PNS. Setelah itu, sudah ada warga yang PNS.

“Disitulah kendalanya perlu verifikasi ulang, agar jangan terjadi kesalah pahaman,” kata Ruben.

Setelah adanya verifikasi ulang, baru kita bisa usulkan pergantian untuk diberikan kepada warga penerima yang lebih layak.

Kendala kedua, warga desa yang KK nya tidak terkontrasi. Artinya, ada warga tidak tinggal di desa itu. Warganya tinggal di desa atau dikelurahan yang lain.

“Kalau tidak dipetakan dimana warganya bertempat tinggal, maka akan memungkinkan peluang mendapat bantuan double,” ungkapnya. **