Sambut Baik ‘Toba Fashion Week 2022’, Ketua Dekranasda Taput Harapkan Perekonomian Para Pengerajin Tenun Ulos Turut Terangkat

Selasa, 10 Mei 2022 | 19:24 WIB

 

Taput,MPOL: Ketua Dekranasda Tapanuli Utara (Taput), Ny. Satika Nikson Nababan Boru Simamora bersama Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Marihot Simanjuntak didampingi Wakil Ketua Dekranasda Ny. Marsaulina Sarlandy Hutabarat, mengikuti acara rilis ‘Toba Fashion Week 2022’ oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Jimmy Bernardo Panjaitan, di Sopo Rakyat Rumah Dinas Bupati Taput ,Tarutung, Selasa (10/5/2022)

Rilis event yang dilaksanakan secara virtual tersebut, disaksikan para Pemerintah Daerah dan Dekranasda se-kawasan Danau Toba dan perwakilan Bank Indonesia Sibolga Jona Taruli Sidabalok.

Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernardo Panjaitan menjelaskan bahwa ‘Toba Fashion Week 2022’ yang dilaksanakan oleh Komunitas Hutanta Cerdas Cermat dan telah ditetapkan sebagai salah satu kalender pariwisata Danau Toba Tahun 2022.

“Puncak kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Event ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah bersama komunitas ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap pembukaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat lokal,” jelas Jimmy Bernardo Panjaitan.

Sementara itu Ketua Dekranasda Taput, Satika Simamora menyatakan siap mendukung demi kesuksesan kegiatan tersebut dan berharap melalui kegiatan ini akan mau mengangkat harkat dan perekonomian para pengerajin – penenun ulos.

“Kita semua sebagai Pecinta Danau Toba sangat mendukung event ini, karena kita anggap mampu mengangkat nilai tenun ulos terutama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Terima kasih juga kepada komunitas ekonomi kreatif yang tetap berkarya walaupun menghadapi berbagai tantangan,” sambut Satika Simamora.

“Kita bersyukur karena karya tenun ulos dari Tapanuli Utara sedikit demi sedikit sudah mulai diminati kembali. Namun harus kita akui bahwa ide dan gagasan kami dalam pengembangan tenun ulos ini sering terhambat dalam hal pemasaran dan promosi hingga tingkat internasional, untuk itu kami berharap dukungan semua pihak,” harap Satika Simamora.

“Satu hal yang tidak boleh kita lupakan, sangat penting untuk selalu mengangkat para penenun ulos. Kita harus memperkenalkan bagaimana pembuatan tenun ulos hingga ready to wear, termasuk bagaimana proses pewarnaannya sehingga hasil karya tersebut semakin bernilai tinggi. Melalui Toba Fashion Week ini serta-merta akan mengangkat perekonomian para pengerajin tenun kita,” pungkas Satika Simamora.**