Pemkab Pakpak Bharat Gelar Musrenbang RKPD 2022

Selasa, 30 Maret 2021 | 20:19 WIB

Pakpak Bharat, MPOL : Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat yang maju, berdaya saing, berkeadilan dan sejahtera melalui peningkatan perekonomian dan SDM berlandaskan kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2022. Dengan tema Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Pertanian, di Balai Sada Ari, Kompleks Panorama Indah Delleng Sindeka, Selasa (30/3).

Meski saat ini Pandemi Covid-19, Musrenbang RKPD sebagai bagian tahapan penyusunan RKPD tetap dilaksanakan. Mekanisme pelaksanaan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu membatasi jumlah peserta dan sebagian berinteraksi secara online (video confrence).

Hadir dalam kegiatan itu, Gubsu yang diwakili Kadis Perpustakan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ir Halen Purba, pimpinan dan anggota DPRD Pakpak Bharat, Dandim 0206/Dr, Unsur Forkopimda, Kepala Bappeda Sumut, Ir. Hasmirizal Lubis, M.Si, perwakilan perangkat daerah Provsu, perwakilan Bupati tetangga, Sekda , Ketua TP-PKK, Ketua Darma Wanita Pakpak Bharat, pimpinan instansi Vertikal, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, delegasi Kecamatan, Kepala Desa serta unsur lainnya.

Sambutan Gubsu yang dibacakan Kadis Perpustakan dan Arsip Sumut, Ir Halen Purba mengatakan, Musrenbang ini  memiliki makna yang sangat penting dan strategis dimana seluruh komando kepentingan dalam rangka penajaman, penyelarasan dan klarifikasi terhadap usulan rencana pembangunan. Sehingga tercapainya kesepakatan terhadap rancangan RKPD tahun 2022 yang telah disusun Pemkab Pakpak Bharat.

Dikatakan, Pemprov Sumut menetapkan target sasaran makro pembangunan Provsu ditahun 2022 adalah, pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 5.0 persen, penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 6,72 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 8.40 persen, IPM meningkat menjadi 72,57,GINI rasio menjadi 0,311, laju inflasi kisaran 3,00, PDRB perkapita sebesar 39,18 juta dan nilai tukar petani 114,7.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya menjelaskan, hasil dari Musrenbang RKPD ini akan dituangkan dalam berita acara kesepakan yang nantinya dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Pakpak Bharat 2022. Setelah ditetapkan, RKPD ini nantinya menjadi pedoman dalam penyusunan rancangan kebijakan umum APBD 2022 serta rancangan prioritas dan flafon anggaran sementara APBD 2022 yang akan dibahas bersama sama dengan DPRD Papak Bharat dan pada akhirnya menjadi APBD Kabupaten Pakpak Bharat.

Dalam upaya pencapaian cita cita 5 tahun ke depan akan dicapai melalui misi yaitu, meningkatkan daya saing daerah dan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pertanian, peternakan, budaya dan potensi lokal untuk mempercepat pertumbuhan serta pemerataan ekonomi rakyat melalui penguatan desa dan pemberdayaan masyarakat.

Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berbasis pendidikan kesehatan dan kesejahteraan sosial. Meningkatkan tata kelola  pemerintahan yang ankuntabel efesien,efektif dan mengutamakan pelayanan publik. meningkatkan pembangunan yang merata berkeadilan dan berkelanjutan serta menciptakan dunia usaha dan investasi yang adil pro rakyat. Meningkatkan dan menguatkan pelestarian dan diplomasi Budaya.

Dalam kesempatan ini Bupati Franc kembali mengingatkan bahwa program utama yang akan dijabarkan dalam RPJMD Kabupaten Pakpak Bharat 2021-2026 adalah, program disektor pertanian, sektor pendidikan,sektor kesehatan, sektor UKM, sektor pekerjaan umum tata ruang dan perhubungan, sektor pariwisata dan olah raga serta program di sektor agama dan budaya

“Permasalahan di sektor pertanian cukup pelik di Pakpak Bharat sebagai Kabupaten yang penduduknya didominasi para petani, sudah barang tentu dibutuhkan dukungan dan keseriusan dari segala aspek masyarakat terutama dukungan dari Pemprovsu  maupun Nasional termasuk mensukseskan program food estate  di Kabupaten Pakpak Bharat,” ucapnya.

untuk itu Franc berharap kegiatan ini tidak membuat kita menjadi jenuh dan bosan, tetapi hendaknya menjadi cambuk bagi kita untuk bangkit dan melangkah ke arah yang lebih baik, benar dalam melayani masyarakat, berbuat yang terbaik untuk masyarakat dan untuk Kabupaten Pakpak Bharat.

Sementara itu Plt Ketua DPRD Pakpak Bharat, Elson Angkat, mengatakan dalam visi misi Pemkab tahun 2020-2024 menilai ide dan gagasan yang besar. Untuk mewujudkan ide dan gagasan tersebut maka diperlukan lompatan lompatan  yang besar serta dibutuhkan sinergi,kebersamaan,kolaborasi kerjasama dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Elson Angkat, berharap terhadap program program berskala prioritas dan berdaya saing, perencanaannya sudah dapat ditampung APBD P  tahun 2021 sehingga di tahun 2022 nanti tidak sibuk lagi melaksanakan perencanaan, tetapi di tahun 2022 nanti sudah bisa fokus terhadap pengerjaan kegiatan.

Pada kesempatan itu, Bupati Pakpak Bharat sebagai pimpinan sidang, pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Forkopimda, Kepala Bappelitbang, Perwakilan Perangkat Daerah, perwakilan Camat dan perwakilan masyarakat. **