KPPU Sidak Gudang Kedelai di Mabar

Sabtu, 9 Januari 2021 | 20:59 WIB
Medan, MPOL: Inspeksi mendadak (sidak) Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I, ke gudang salah satu importir kedelai di kawasan Mabar, Medan Deli, Medan, ditemukan harga kedelai di gudang Rp 8.550/kg. Harga ini lebih rendah dari harga kedelai di pasaran yang mencapai Rp 9.000/kg.
     Kepala Kanwil I KPPU, Ramli Simanjuntak  menjelaskan permasalahan kedelai ini sudah terjadi di awal Desember 2020, karena masalah harga shipping pengangkutan yang naik dan jadwal berubah ubah, juga permasalahan gagal panen di negara produsen Amerika dan Argentina.
     Makanya, dia berharap importir tidak mempermainkan harga dan pasokan. Juga para distributor dibawah importir tidak melakukan kesepakatan-kesepakatan harga dan pasokan atau menahan pasokan. “Kita akan awasi lebih ketat harga kedelai ini di tingkat distributor, karena fakta saat ini harga di gudang jauh berbeda dengan harga di pasaran,” terang dia.
     Menurut Ramli, kebutuhan kedelai di Sumut saat ini sekitar 58 ribu ton per tahun. Dan untuk stok yang tersedia sekarang ini cukup untuk memenuhi permintaan pasar. Pasokan kedelai juga akan bertambah, mengingat telah dijadwalkan Kamis (14/1/2021), akan masuk lagi pasokan ke Sumut.
     Sebelumnya, harga kedelai di tingkat konsumen hanya sekitar Rp 6.000/kg. Kenaikan harga kedelai mencapai Rp 9.000/kg, menyebabkan pedagang produk olahan kedelai meradang. Harga tempe dan tahu yang merupakan olahan kedelai pun naik hingga 25% di pasaran.