KKB-USU Sosialisasi Pembangunan Perumahan “KKB USU Residence” ke Pemkab Deli Serdang

Kamis, 30 Juni 2022 | 00:33 WIB

Lubuk Pakam,  MPOL: Audensi dan silaturahmi pengurus Koperasi Keluarga Besar USU (KKB-USU) dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang adalah untuk sosialisasi program Penyediaan dan Pembangunan Rumah Type 36 untuk Dosen dan Pegawai USU. Audensi dan Silaturahmi ini diadakan pada hari Rabu, 22 Junir 2022 di Rumah Dinas Wakil Bupati Deli Serdang di Lubuk Pakam. Dalam agenda audensi dan silaturahmi ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Deli Serdang Drs. HM. Yusuf Siregar, MAP didampingi oleh Kepala Dinas Perizinan Kab. Deli Serdang M. Salim, SP,. M.Si, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Hj. Dra. Rabiatul Adawiyah Lubis, M.Pd   dan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kab Deli Serdang yang diwakili oleh Robert, ST (Kabid Pengawasan CKTR).

Sedangkan dari pihak KKB-USU, dihadiri oleh Pengurus KKB-USU yang baru, yaitu Fauzan Nurahmadi, S,Kom., M.Cs selaku Ketua KKB-USU, Dewan Pengawas KKB-USU Prof. Dr. Thamrin. Hadir juga pengurus KKB-USU yang lain ada Kepala Unit Usaha KKB-USU Segar Surya Hartono. SE, Koordinator bidang usaha Properti KKB-USU Ryan Maulana, S. Kom dan Ketua Panitia Penyelenggara acara peletakan batu pertama (ground breaking) KKB-USU Gustanto, SE.

Dalam sambutannya Ketua KKB-USU, Fauzan Nurahmadi menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang telah berkenan menerima kedatangan Pengurus KKB-USU. Fauzan dalam penjelasannya menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan pengurus KKB-USU, “sebagai tamu kami sangat berterima kasih atas sambutan dari pemerintah Kabupaten Deli Serdang, yang mana maksud dan tujuan kami datang dalam rangka silaturahmi sekaligus klarifikasi dan mengundang”. Dalam paparan singkatnya, Fauzan menjelaskan sedikit latar belakang program pembangunan perumahan type 36 yang sedang dilaksanakan ini. Bahwasanya sejak KKB-USU berdiri pada tahun 1982, telah banyak program-program kerja KKB-USU yang dilaksanakan pendahulunya. Pemandu KKB-USU sebagaimana diatur dalam AD-ART KKB-USU untuk melaksanakan usaha-usaha bidang properti dan mengingat masih banyak anggota KKB-USU yang notabanenya adalah pegawai dan dosen USU belum memiliki rumah maka KKB-USU menetapkan program kerja strategis 4 tahun kedepan salah satunya adalah pengadaan dan pembangunan rumah type 36 untuk Keluarga Besar USU. Dengan harapan tidak ada lagi para dosen dan pegawai USU yang tidak memiliki rumah.

“Untuk itu, kami pengurus KKB-USU datang ke Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah lokasi perumahan yang akan kami bangun. Dan memohon kiranya pemerintah Kabupaten Deli Serdang membantu terlaksananya program pengadaan rumah type 36 ini dengan memberikan izin-izin terkait perumahan tersebut”. Imbuh Fauzan kepada Wakil Bupati dan OPD yang hadir.

Dan dalam keterangan tambahannya Fauzan menerangkan bahwa KKB-USU untuk melaksanakan program KKB-USU ini tidak mempunyai Dana untuk membeli lahan dan membangun serta tidak berpengalaman dalam membangun dan mengerjakan perumahan maka saat itu keputusan rapat pengurus KKB-USU adalah menggandeng perusahaan pengembang/developer untuk membantu proyek ini terlaksana. Dengan proses yang cukup alot akhirnya KKB-USU menggandeng PT. Mahardika Permata Mandiri untuk mengadakan lahan dan membangun rumah-rumah tersebut dalam bentuk kerjasama (MoU)” tambah Dosen kandidat doktoral USU ini.

“Alhamdulillah sekarang lahan perumahan dalam proses pematangan dan tentang semua perizinan sedang dalam proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di sistem SIMBG kementerian PUPR. Namun secara detail kami tidak mengetahui proses tersebut maka kami serahkan kepada pihak developer untuk melaksanakannya” ujar Fauzan lagi.

Setelah KKB-USU menyampaikan pemaparannya, dalam sambutannya, Wakil Bupati Deli Serdang Drs. HM. Yusuf Siregar, MAP menyampaikan terima kasih kepada pengurus KKB-USU yang telah datang ke Rumah Dinas Wakil Bupati di Lubuk Pakam. “Saya dalam hal ini terlebih dahulu minta maaf tidak bisa menerima kedatangan Bapak-Bapak dari KKB-USU dikantor. Berhubung saat ini Saya masih dalam masa pemulihan pasca operasi, sehingga tidak bisa naik turun tangga. Akan tetapi secara kualitatif tidak masalah. Yang penting pertemuan ini bisa menjadi silaturahmi yang baik antara pemerintah kabupaten deli serdang dengan KKB-USU’.

Menanggapi pemaparan dari KKB-USU tersebut Wakil Bupati DS juga menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang akan membantu jika itu terkait administrasi dari pemerintah kabupaten. “Disini hadir Bapak Salim Kadis Perizinan, Pak Robert dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang dan Ibu Kepala Dinas Koperasi Deli serdang, sehingga secara teknis dan adminisrasi bisa komunikasi apabila ada yang perlu dikoordinasikan. Kami dari Pemkab Deli Serdang pastinya apresiasi dan sangat mendukung program perumahan untuk pegawai dan Dosen-dosen USU ini. Mengingat rumah adalah kebutuhan utama keluarga. Para dosen-dosen dan pegawai USU yang nantinya bisa memilki rumah sendiri. Kebetulan anak-anak saya kuliah di USU, jadi secara moral mereka adalah guru bangsa pendidik generasi bangsa ini. Jadi sangat wajar dan menjadi keharusan bagi kita semua membantu program dari KKB-USU ini. Akan tetapi terkait perizinan membangun (PBG) merupakan wewenang pusat, pemkab dalam hal ini hanya membantu memberikan surat-surat/dokumen yang diminta sistem PBG/SIMBG tersebut secara prosedural yang berlaku” ujar Wabup Deli Serdang.

Dalam kondisi kekeluargaan dan keakraban tersebut, akhir pertemuan pihak KKB-USU juga menyampaikan akan mengundang Bupati Deli Serdang untuk acara seremonial peletakan batu pertama dan direncanakan akan dihadiri juga oleh Bapak Rektor USU Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si. Menanggapi hal tersebut, Wabup Deli Serdang menyampaikan bahwa hal tersebut hal yang positif dan jika perizinan sudah beres segera KKB-USU menyampaikan undangan resmi kepada Bapak Bupati Deli Serdang agar dapat dijadwalkan protokoler. “Mudah-mudahan beliau dapat hadir disela-sela kesibukan beliau, akan tetapi jika beliau tidak dapat hadir KKB-USU jangan kecil hati, beliau akan mengutus pejabat pemkab sebagai perwakilan untuk menghadirinya” ucap Wabup sembari ketawa.

Untuk informasi kepada Medan Pos, Ketua KKB-USU Fauzan menyampaikan bahwa program perumahan ini sudah beberapa kali digagas oleh pendahulu-pendahulunya. Akan tetapi masih mengalami kegagalan. Makanya untuk sekali ini KKB-USU sangat berharap kepada semua pihak ikut membantu melancarkan program ini. Fauzan juga menjelaskan adanya hambatan-hambatan dan isu yang tidak baik menerpa KKB-USU tetapi semua bisa dilewati dengan niat lurus dan komunikasi berbagai pihak demi suksesnya program KKB-USU yang tentunya program seperti ini mendapat dukungan dari Pihak Rektorat USU.

Dengan sedikit senda gurau Fauzan menjelaskan, untuk memasarkan rumah ini kepada dosen dan pegawai USU, KKB-USU mengutip bait lagu Rumah Kita Goodbless, dengan semboyan “Lebih baik disini, rumah kita sendiri..” artinya biarlah kecil tapi rumah sendiri. Dan dijelaskan lagi mamfaatnya kedepan 5-10 tahun lagi, para pemilik sudah punya tabungan mereka bisa mengembangkan rumah masing-masing. “Ya, bisa jadi type 100, 200 dan seterusnya. Karena lahan kavling rumahnya ukuran 10 x 20 meter atau dengan luas kavling 200 m2, akan mudah dikembangkan karena rumah ini rumah tunggal dan rumah berkembang. Memang lokasi ini masih bisa dibilang masih daerah perkampungan, akan tetapi jika melihat potensi wilayahnya daerah ini akan menjadi kawasan yang strategis, mengingat isu yang berkembang. Di media Bapak Gubernur Sumut telah menyampaikan bahwa akan ada kota baru di Sumatera Utara yaitu Kota Deli. Walaupun belum tau pasti dimana daerah yang dimaksud oleh Gubsu, akan tetapi dari analisa kami, Kota Deli yang dimaksud ini mudah-mudahan berada di kawasan daerah perumahan KKB-USU ini. Sehingga kedepan menjadi kawasan perumahan yang ideal dan maju” pangkas ketua KKB-USU ini.

Sedangkan dari pihak developer, kepada Medan Pos menyampaikan bahwa lahan yang izinnya sedang dalam proses ini adalah seluas 8,7 Ha yang direncanakan untuk 265 unit type 36/200 m2. Disinggung tentang rencana pengembangan, “..untuk tahap pengembangannya, kami serahkan kepada KKB-USU. Karena posisi kami dalam hal pelaksanaan program KKB-USU tersebut terikat oleh MoU adalah penyedia tanah dan rumah. Sedangkan untuk pemasarannya kami serahkan kepada KKB-USU. Kalau KKB-USU bilang kurang, tambah lahan dan rumahnya 1000 unit, sebagai developer tentunya akan bergerak cepat dan mencari lahan pengembangan sekitar atau lokasi lain yang cocok untuk perumahan. Tapi itu semua kan butuh biaya besar dan butuh proses. Makanya pada tahap ini kami fokus dulu menyelesaikan tahap pertama ini sekitar 265 unit ini, InshaAllah dimudahkan” ucap Satria J Sinambela Direktur PT. Mahardika Permata Mandiri yang merupakan seorang Arsitek ini. **