Jaga Pemulihan Ekonomi, OJK Perpanjang Kebijakan Stimulus IKNB Hingga April 2023

Jumat, 7 Januari 2022 | 15:47 WIB

Medan, MPOL: Dalam menjaga momentum perbaikan dan stabilitas kinerja Lembaga Jasa Keuangan Nonbank serta untuk menghindari potensi gejolak pada saat berakhirnya masa berlaku kebijakan countercyclical, OJK menerbitkan POJK Nomor 30/POJK.05/2021 tentang Perubahan Kedua atas POJK Nomor 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.

Dengan terbitnya POJK 30 ini maka kebijakan stimulus IKNB diperpanjang hingga 17 April 2023 dari sebelumnya berakhir pada 17 April 2022.

Latar belakang Kebijakan Stimulis IKNB adalah:

  •  Tahun 2020, untuk merespon cepat dampak penyebaran Covid-19, OJK telah menerbitkan POJK No.14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.
  • Tahun 2020, OJK menerbitkan POJK No. 58/POJK.05/2020 tentang Perubahan atas POJK No. 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank. POJK 58 dikeluarkan setelah mencermati perkembangan dampak ekonomi berkaitan penyebaran Covid-19 yang masih berlanjut secara global dan domestic
  • Tahun 2021, OJK menerbitkan POJK No. 30/POJK.05/2021 tentang Perubahan Kedua atas POJK No.14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.

Tujuan Kebijakan POJK 30 30/POJK.05/2021 yaitu:

  1. Menjaga momentum perbaikan kinerja debitur Covid-19
  2. Menjaga stabilitas kinerja Lembaga Jasa Keuangan Nonbank
  3. Menghindari potensi gejolak antara lain peningkatan risiko kredit yang dapat mengganggu stabilitas Lembaga Jasa Keuangan Nonbank pada saat berakhirnya masa berlaku POJK 58 pada tanggal 17 April 2022.
  4. Menyempurnakan ketentuan kebijakan countercyclical, antara lain terkait:
  • Penyampaian laporan berkala
  • Pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan
  • Kegiatan usaha pembiayaan modal kerja dengan cara fasilitas modal usaha
  • Ketentuan valuasi aktuaria dana pensiun pemberi kerja
  • Restrukturisasi pinjaman penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi
  • Masa berlaku kebijakan countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.

Kebijakan countercyclical bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank diperpanjang sampai dengan 17 April 2023, kecuali untuk kebijakan sebagai berikut:

  • Penyampaian laporan berkala
  • Pelaksanaan penilaian kemampuan dan kepatutan
  • Mekanisme komunikasi perusahaan perasuransian

Berlaku sampai dengan jangka waktu status darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Indonesia yang ditetapkan oleh Pemerintah. (Rin)