HUT Ke- 31 Tahun,FIF Group Peduli  Bantu UMKM Se-Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2020 | 15:00 WIB
Asahan,MPOL: Meskipun ditengah pandemi virus Covid -19 yang sedang melanda negeri ini, tak menyurutkan perusahaan PT Federal International Finance (FIF),anak perusahaan PT Astra International Tbk yang bergerak di bidang pembiayaan atau dikenal dengan FIF Group, tanggap dan terus peduli memberikan berbagai kucuran bantuan kepada masyarakat pelaku Usahan Mikro Kecil Menengah(UMKM) se-Indonesia.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pelaku UMKM yang ada di hampir seluruh  daerah di Indonesia terus mendapat kucuran bantuan bergulir dari FIF Group.Bantuan bergulir yang diberikan kepada pelaku UMKM berkenaan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 31 Tahun FIF Group yang kini menginjak 31 tahun di 2020 dan terus exsis hadir ditengah-tengah masyarakat.Bantuan dana bergulir yang disalurkan  PT.Federal International Finance Group  (FIF Group) kepada 31 pelaku  UMKM di delapan titik di Indonesia, yaitu Jakarta,Denpasar,Surabaya, Banjarmasin,Solo, Bogor,Batam,Padang dan Palembang yang diserahkan serentak di masing-masing tempat yang dikomunikasikan secara virtual.

Human Capital, General Service and Corporate Communication Director, Esther Sri Harjati, didampingi Chief of Corporate Communication and Corporate Social Responsibilty, Yulian Warman menyerahkan secara langsung bantuan dana bergulir kepada Camat Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan, Mundari, bertempat di Menara FIF, Jakarta Selatan,belum lama ini.

“Program dana bergulir ini merupakan salah satu cara membantu meringankan perekonomian pelaku bagi UMKM  yang kesulitan modal terlebih dipandemi covid-19 untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam bidang usaha masing-masing, dengan memberikan bantuan pinjaman tanpa bunga,”kata Esther.Esther Sri Harjati lebih lanjut menjelaskan , program ini merupakan kegiatan menyalurkan bantuan kepada penerima yang dianggap layak, seperti usaha mikro dari berbagai bidang usaha di sekitar kantor pusat dan cabang, berbentuk dana tunai dalam jumlah tertentu untuk mengembangkan usaha tersebut.

“Dana itu nantinya akan dikembalikan dengan cara diangsur dalam jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan kedua belah pihak tanpa bunga,”terangnya.

Penyaluran bantuan dana bergulir kepada 31 UMKM dengan total nominal bantuan sebesar Rp 113,5 juta ini diberikan ke 9 titik di beberapa wilayah di Indonesia yaitu Solo sebanyak 1 UMKM,Denpasar 1 UMKM,Palembang 1 UMKM, Banjarmasin 1 UMKM, Padang 10 UMKM,Batam 7 UMKM,Bogor 2 UMKM,Surabaya 1 UMKM dan Kelurahan Cilandak sebanyak 7 UMKM.

Pelaku UMKM tersebut sebagian besar berasal dari usaha bidang kuliner, kemudian disusul dengan kerajinan tangan dan di bidang jasa.

Program dana bergulir dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak ketiga, yaitu Pemerintahan Daerah dan Kelurahan/Kecamatan, Perangkat Desa hingga Kepala Dusun(Kadus),Rukun Tetangga (RT),serta Rukun Warga (RW yang terus dilakukan untuk melakukan pendataan pemilihan calon penerima bantuan dana bergulir serta monitoring selama pengembaliannya.

Total 22 titik di Wilayah Indonesia hingga Oktober 2020 ini, jumlah penerima bantuan dana bergulir mencapai 279 UMKM dengan total nominal nilai manfaat bantuan modal, yaitu sebesar Rp 846,5 juta dan tersebar di 22 titik seluruh Indonesia, termasuk wilayah Jakarta dan cabang.

Esther juga mengatakan penyaluran bantuan telah dilakukan sebelumnya sejak tahun 2016, bantuan dana bergulir diberikan ke 26 UMKM dengan nominal Rp 65 juta, tahun 2017 kepada 35 UMKM dengan nominal Rp 124,5 juta, tahun 2018 kepada 67 UMKM dengan nominal Rp 152,5 juta,dan tahun 2019 kepada 97 UMKM dengan nominal Rp 298 juta, Agustus 2020 kepada 23 UMKM dengan nominal Rp 93 juta dan hari ini kepada 31 UMKM dengan nominal Rp 113,5 juta.

“Semoga dengan adanya program dana bergulir ini, dapat membawa manfaat bagi masa depan UMKM dan membantu menggerakkan perekonomian di masa pandemi,” terang Esther.**