Diskominfo dan Disperindag MoU Pelaksanaan e-pasar

Senin, 14 September 2020 | 20:50 WIB
Langkat, MPOL : Guna melaksanakan program informasi online yakni e-pasar, sebagai Qiuckwin (program unggulan) pemerintah daerah dalam kegiatan menuju 100 Smart City, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Langkat melakukan penandatangan kerjasama (MoU) aplikasi e-pasar. 
Penandatanganan juga diikuti Sekdakab Langkat Dr. H. Indra Salahudin, di ruang LCC Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (14/9)

 

Kadis Kominfo H. Syahmadi menjelaskan, MoU ini untuk mewujudkan efisiensi, efektifitas dan sinerginitas dalam pelaksanaan pemasaran secara online dalam upaya meningkatkan kualitas pemerintah, pembangunan, perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Langkat. “Ini sesuai visi dan misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA,” sebutnya.
Ia sangat optimis kerjasama ini, berguna dan bermanfaat terhadap masyarakat Langkat, untuk meningkatkan perekonomian UMKM. Sebab, menurutnya, aplikasi ini akan lebih memudahkan pelaku UMKM untuk menjual dagangannya. “Dengan ini masyarakat mudah mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan perbandingan harga yang sesuai,” cetusnya.
Senada, Kadis Perindag Suktiar Muliyamin meyakini, aplikasi ini dapat meningkatkan dan mempermudah pemasaran hasil usaha, Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM) serta para penggiat usaha lainnya yang ada di Negeri Bertuah. Katanya, MoU ini juga akan melaksanakan kerjasama jaringan lintas organisasi perangkat daerah OPD.
Sementara Sekda mengapresiasi Diskominfo dan Perindag sebagai leading sektor pelaksanaan program e-pasar, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha. “Saya sangat mensupport program e-pasar yang digagas Diskominfo dan Disperindag,” ucap Sekda.
Sekda berharap, e-pasar ini dapat membantu masyarakat menghadapi masa pandemic covid 19, dalam memepermudah memenuhi kebutuhan mereka. Sekaligus sebagai sarana peningkatan ekonomi serta mempermudah para pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Serta dapat mendukung pengembangan potensi wisata melalui pemasaran objek wisata maupun sovenir khas lokasi wisata yang ada di Langkat,” ujarnya.**