Dihadapan Warga Lumban Soit Sipoholon, Bupat Nikson “Meminta” Rehab Total Jembatan Gantung Terlaksana Tahun 2021

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:33 WIB
Taput, MPOL : Jembatan gantung penghubung Desa Hutauruk dan Desa Hutauruk Hasundutan Kecamatan Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) sudah sangat memprihatinkan, sehingga tidak dapat lagi dipergunakan warga sebagai akses jalan transportasi.
Diketahui, kondisi jembatan sejak November 2020 yang lalu sudah  rusak total dan masyarakat harus  melintasi sungai atau berkeliling menempuh jarak lebih jauh untuk menempuh pusat kota. Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkab Taput berulang-ulang menyampaikan surat kepada Kementerian PUPR agar pembangunan jembatan gantung dibangun permanen.
“Dalam kunker Bupati Taput Drs Nikson Nababan, M.Si ke Lumban Soit pada Desember 2020 lalu, masyarakat bermohon agar pembangunan jembatan itu dipercepat pembangunannya karena sudah rusak total dan tidak dapat lagi dilalui masyarakat,” ujar Kadis PUPR Taput Dalan Simanjuntak kepada wartawan, Minggu (17/01/2020).
Menyikapi permohonan warga tersebut,  Bupati Taput Nikson Nababan  langsung menghubungi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera I Medan, Selamat Rasidi Simanjuntak. Pada saat itu, masyarakat langsung mendengar jawaban dari Selamat Rasidi Simanjuntak melalui telpon seluler Bupati, bahwa pembangunan jembatan itu akan dilaksanakan segera pada tahun 2021.
Untuk lebih meyakinkan masyarakat, Bupati Nikson Nababan menyampaikan permohonan melalui Whatss App ke Menteri PUPR RI agar Kementerian PUPR melakukan percepatan pembangunan  jembatan gantung tersebut karena saat ini sudah  roboh dan tidak dapat dilalui masyarakat. “Jawaban beliau sangat memuaskan, baik akan ditindaklanjuti,  terimah kasih lae”, seperti itulah jawaban WA Menteri ke Bupati Nikson Nababan yang ditunjukkan langsung ke masyarakat.
Kata Dalan, menunggu jembatan  gantung yang permanen selesai dibangun, Pemkab Taput bekerjasama dengan Pemilik Penerbit PT Erlangga  sebagai anak rantau dari Lumban Soit dan masyarakat setempat membangun jembatan darurat. Dan Pemkab Taput juga menyediakan bus gratis setiap hari pekan untik mengangkut para pedagang dan hasil bumi ke Pekan Tarutung, sehingga para pedagang tidak terlambat tiba di Pekan. **