Bupati Taput Berharap Konsep Pembangunan Food Estate Jadi Sentra Produksi Tanaman Berbuah dan Percontohan Secara Nasional

Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:03 WIB
Taput, MPOL : Bupati Taput Drs. Nikson Nababan dalam konsep pembangunan Food Estate akan menjadi sentra produksi tanaman berbuah dan menjadi percontohan secara nasional. Sehingga Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dalam hal ini  memiliki kesempatan untuk pengembangan lokasi  food estate di wilayah Propinsi Sumatera Utara.
     “Pemerintah pusat telah menerima permohonan dan telah di survey untuk  lahan Food Estate untuk  Kabupaten Taput seluas 17.961,72 hektar yang berlokasi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sipoholon, Parmonangan dan Adiankoting,” ujar Nikson Nababan kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).
     Dalam konsep pembangunan Food Estate katanya, dilakukan secara terintegrasi  mencakup pertanian, perkebunan bahkan peternakan di suatu kawasan. “Dalam mengelola pengembangan Food Estate, saya berharap agar Pemerintah Pusat melibatkan seluruh stakeholder, dimana lahan dimaksud terlebih dahulu diserahkan Kemenhut ke pihak Pemkab Taput,” katanya.
     Selanjutnya Pemkab akan  bertindak sebagai regulator dimana pihaknya akan membagi lahan kepada masyarakat yang bersedia mengelola lahan dengan mengikuti ketentuan dari pemerintah. “Selanjutnya Pemkab Taput akan mengikat kerjasama dengan pihak swasta yang bersedia membeli hasil pertanian dari lahan dimaksud dengan harga terbaik,” tegasnya.
     Menurutnya, keberadaan Food Estate akan menjadi sentra ekonomi bagi Pemkab Taput yang melibatkan masyarakat. Pemerintah dan masyarakat ikut andil secara langsung dan mengikat kerjasama bukan hanya penonton.  Masyarakat turut serta dalam mengolah lahan (pinjam pakai) bukan pemilik tetapi mendapatkan harga terbaik untuk hasil pertaniannya sesuai ketentuan kerjasama yang diikat Pemkab dengan pihak swasta.
     “Saya sangat berharap konsep pengembangan Food Estate ini menjadi sentra produksi komoditi tanaman berbuah  di provinsi Sumatera Utara  serta  menjadi percontohan nasional. Di samping menghasilkan buah, juga tetap menjaga kesinambungan alam,” harap Nikson.
     “Prinsifnya, konsep pengembangan Food Estate Taput itu harus melibatkan seluruh stakeholder. Pemerintah, masyarakat dan pihak swasta mengikat kerjasama yang saling menguntungkan,” tutupnya. **